loading...
Loading...
Abdul Hamid. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Penasehat MWC NU Kecamatan Plupuh, ustadz Abdul Hamid menyatakan menolak keras gerakan people power terkait hasil Pemilu 2019.

Pernyataan sikap itu disampaikan Jumat (17/5/2019) menyikapi memanasnya situasi dampak isu people power belakangan ini.

Abdul yang juga pengasuh Ponpes Darussalam Plupuh itu menolak people power karena bisa mengancam keutuhan NKRI dan kedaulatan bangsa.

Baca Juga :  Disambut Upacara Pedang Pora, AKBP Raphael Sandhy Resmi Jabat Kapolres Sragen. Ini Harapannya ke Masyarakat!

“Kami menolak keras people power. Kami mendukung persatuan dan kesatuan, NKRI harga mati,” paparnya.

Abdul juga mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih kepada KPU, Bawaslu, TNI dan Polri yang sudah berperan besar sehingga pelaksanaan Pemilu 2019 bisa berjalan aman, damai, jujur, adil dan transparan. Wardoyo

Loading...