JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Pimpinan Ponpes Darussalam Plupuh Tolak Keras Gerakan People Power. Apresiasi Kinerja TNI-Polri Amankan Pemilu 

Abdul Hamid. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Abdul Hamid. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Penasehat MWC NU Kecamatan Plupuh, ustadz Abdul Hamid menyatakan menolak keras gerakan people power terkait hasil Pemilu 2019.

Pernyataan sikap itu disampaikan Jumat (17/5/2019) menyikapi memanasnya situasi dampak isu people power belakangan ini.

Baca Juga :  Bersama Mbak Luluk, Darmadi Tokoh Pertanian asal Karanganyar Ungkap Temuan Spektakuler Cara Tanam Bawang Merah Bukan Lewat Umbi. Mbak Luluk Siap Bantu Pengembangan

Abdul yang juga pengasuh Ponpes Darussalam Plupuh itu menolak people power karena bisa mengancam keutuhan NKRI dan kedaulatan bangsa.

“Kami menolak keras people power. Kami mendukung persatuan dan kesatuan, NKRI harga mati,” paparnya.

Baca Juga :  Belasan SMP Swasta di Sragen Menjerit Hanya Dapat Segelintir Murid Baru. Tuding Jadi Korban Sistem PPDB, Sebut Ada Indikasi Siswa Sudah Digiring ke Sekolah Negeri

Abdul juga mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih kepada KPU, Bawaslu, TNI dan Polri yang sudah berperan besar sehingga pelaksanaan Pemilu 2019 bisa berjalan aman, damai, jujur, adil dan transparan. Wardoyo