loading...
Loading...
Abdul Hamid. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Penasehat MWC NU Kecamatan Plupuh, ustadz Abdul Hamid menyatakan menolak keras gerakan people power terkait hasil Pemilu 2019.

Pernyataan sikap itu disampaikan Jumat (17/5/2019) menyikapi memanasnya situasi dampak isu people power belakangan ini.

Baca Juga :  20 Laporan Dugaan Skandal Suap Seleksi Perdes Sragen Dipertanyakan. Bareskrim Dikabarkan Turunkan Surat Pelimpahan, Formas Dukung Penuntasan 

Abdul yang juga pengasuh Ponpes Darussalam Plupuh itu menolak people power karena bisa mengancam keutuhan NKRI dan kedaulatan bangsa.

“Kami menolak keras people power. Kami mendukung persatuan dan kesatuan, NKRI harga mati,” paparnya.

Baca Juga :  Hari Pertama PPDB, SMKN 1 Plupuh Sragen Langsung Diserbu 573 Pendaftar. Jurusan TKR Otomotif Masih Jadi Primadona 

Abdul juga mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih kepada KPU, Bawaslu, TNI dan Polri yang sudah berperan besar sehingga pelaksanaan Pemilu 2019 bisa berjalan aman, damai, jujur, adil dan transparan. Wardoyo

Iklan
Loading...