JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Pimpinan Ponpes Darussalam Plupuh Tolak Keras Gerakan People Power. Apresiasi Kinerja TNI-Polri Amankan Pemilu 

Abdul Hamid. Foto/Wardoyo

IMG 20190517 190105
Abdul Hamid. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Penasehat MWC NU Kecamatan Plupuh, ustadz Abdul Hamid menyatakan menolak keras gerakan people power terkait hasil Pemilu 2019.

Pernyataan sikap itu disampaikan Jumat (17/5/2019) menyikapi memanasnya situasi dampak isu people power belakangan ini.

Baca Juga :  Kapolri Larang 3 Polsek di Sragen Tangani Penyidikan Kasus, Kapolres Mendukung. Sebut Bakal Diarahkan ke Giat Harkamtibmas dan Problem Solving!

Abdul yang juga pengasuh Ponpes Darussalam Plupuh itu menolak people power karena bisa mengancam keutuhan NKRI dan kedaulatan bangsa.

“Kami menolak keras people power. Kami mendukung persatuan dan kesatuan, NKRI harga mati,” paparnya.

Baca Juga :  Ngeri, Kronologi Kecelakaan Maut Mobil Seret Pemotor di Banaran Sambungmacan Sragen. Awalnya Tersenggol, Dewi Tewas Usai Terseret Hingga Seberang Jalur

Abdul juga mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih kepada KPU, Bawaslu, TNI dan Polri yang sudah berperan besar sehingga pelaksanaan Pemilu 2019 bisa berjalan aman, damai, jujur, adil dan transparan. Wardoyo