loading...
Loading...
Kondisi korban tewas. Foto/Humas Polda

DEMAK, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kecelakaan maut antara Sepeda motor vs truck dump terjadi di jalan raya desa Kebonbatur tepatnya di dekat pintu Air Desa Kebonbatur, Kecamatan mranggen Kabupaten Demak, Senin (13/5/2019) pagi.

Laka lantas itu melibatkan pengendara sepeda motor Honda Vario 125 Nopol H-4659-JI Vs Truck Dump Nopol H-1442-ZE. Satu orang tewas mengenaskan terlindas dump truk.

Korban tewas diketahui bernama Moh Dori (59) asal Desa Gondoriyo Rt. 03/02 Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.

Menurut Aipda Iswanto, anggota unit lantas Polsek Mranggen mengatakan kecelakaam bermula ketika sepeda motor Vario yang berjalan dari arah selatan ingin mendahului Truck Dump muatan padas urug yang di kendarai sopir inisial ST (52).

Baca Juga :  Berkat Rekaman CCTV, Pencuri Motor di RS Siaga Medika Akhirnya Tertangkap. Motornya Sudah Sempat Diganti Pelat Nomor

Saat bersamaan melaju Truck Dump dari arah berlawanan (utara) dengan kecepatan tinggi.

Dengan maksud menghindari truck dari arah berlawanan, sepeda motor oleng ke kiri.

Nahas korban menyenggol bak truck dump dari arah yang sama hingga pembonceng jatuh terpental. Pembonceng terlindas ban bagian belakang kanan Truck Dump sehingga tewas di lokasi kejadian.

Dokter Piket di RS Pelita Anugrah Mranggen Edwin Sugondo mengatakan penyebab kematian korban diperkirakan terauma benda tumpul pada kepala bagian belakang yang mengakibatkan cidera pada otak.

“Korban meninggal karena banyak luka di tubuh korban dan benturan pada bagian kepala,” ucapnya.

Baca Juga :  Berikut Daftar Lengkap Para Korban Kecelakaan Maut Innova Hancur Gasak Tronton di Tol Sragen-Ngawi wilayah Tangkil Sragen. Korban Tewas Dibawa ke RSUD, Korban Luka Dirawat di RS Ibnu Sina

Tindakan yang dilakukan anggota lantas Polsek Mranggen di TKP mengevakuasi korban dan membawanya ke Rumah Sakit. Kemudian mengamankan barang bukti mencari dan mencatat keterangan saksi.

Serta melaporkan kejadian laka lantas ke pimpinan dan menghubungi pihak keluarga korban. Wardoyo

 

Loading...