loading...
Loading...

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sepekan sebelum lebaran atau H-7, jumlah keberangkatan pesawat justru mengalami penurunan jika dibanding tahun lalu.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Harian Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2019, Ahmad Yani.

“Perhubungan udara ini menarik,” ujar dia di Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (29/5/2019).

Berdasarkan pemantauan di 35 bandara hingga Rabu (29/5/2019) siang, jumlah keberangkatan pesawat tercatat 763 kali.

Angka tersebut turun sebesar 66,45 persen ketimbang tahun lalu yang mencapai 2.274 kali penerbangan.

Sementara, jumlah penumpang juga tercatat baru 66.766 orang alias turun 76,94 persen dari tahun lalu. Pada 2018, jumlah penumpang angkutan udara adalah sebesar 289.522 orang.

“Kalau udaranya turun, biasanya moda laut naik untuk wilayah timur dan wilayah tengah,” kata Ahmad.

Berdasarkan informasi yang ia miliki, jumlah penumpang angkutan laut disebut mengalami kenaikan rata-rata sekitar 30 persen.

Baca Juga :  Warga Bojonggede Bogor Geger Diteror Puluhan Anak Ular Kobra, Induknya Belum Ditemukan

“Artinya, perpindahan moda terjadi dari udara ke laut.”

Ahmad Yani mengatakan data itu masih data sementara. Sehingga dia belum bisa menyimpulkan penyebab turunnya angka keberangkatan penerbangan itu. Di samping, ia meyakini masih ada penerbangan lainnya hingga malam nanti.

“Masih ada penerbangan sampai nanti malam,” ujar dia.

Adapun jumlah kedatangan juga terpantau mengalami penurunan. Jumlah kedatangan pesawat tahun ini tercatat 601 penerbangan alias turun 73,43 dari sebelumnya 2.262 penerbangan. Sementara jumlah penumpang tercatat 49.564 orang atau turun 83,01 persen dari sebelumnya 291.704 orang.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Udara kementerian Perhubungan Polana Banguningsih Pramesti mengatakan bakal ada penurunan pertumbuhan jumlah penumpang pesawat pada masa mudik Lebaran 2019.

“Bukan perlambatan, tumbuh tapi kecil,” ujar dia di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, 21 Mei 2019.

Misalnya saja penerbangan domestik yang pada tahun 2018 tumbuh sekitar 4,49 persen, tahun ini pertumbuhannya hanya sekitar 2,38 persen saja.

Baca Juga :  Pro Kontra Gibran dan Bobby Terjun di Pilkada, PKS Anggap Nepotisme, PDIP: Suuzon!

Hal serupa terjadi pada penerbangan ke luar negeri yang sebelumnya tumbuh 11 persen. Tahun ini, peningkatan penerbangan ke luar negeri selama masa Lebaran hanya 7,8 persen.

Polana tidak menyebut secara pasti penyebab penurunan pertumbuhan jumlah penumpang pesawat pada masa Lebaran tahun ini.

Namun, ia menyebut salah satu faktornya adalah infrastruktur perhubungan yang kini lebih bagus. Sehingga, pemudik punya banyak pilihan untuk pulang ke kampung halaman.

“Sebagian beralih,” ujarnya.

www.tempo.co

Loading...