JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Sindikat Bandar Pil Koplo Karangmalang Sragen Digerebek Polisi. 2 Bandar Diciduk, Petugas Sita 3 Box Berisi Ratusan Butir Pil Trihex 

Dua bandar pengedar pil koplo asal Karangmalang Sragen, Desi dan Toni saat diamankan bersama ratusan butir pil koplo di Mapolres Sragen, Senin (13/5/2019). Foto/Wardoyo


Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Dua bandar pengedar pil koplo asal Karangmalang Sragen, Desi dan Toni saat diamankan bersama ratusan butir pil koplo di Mapolres Sragen, Senin (13/5/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Satres Narkoba Polres Sragen kembali menunjukkan kinerja positif. Dipimpin Kasat AKP Joko Satriyo Utomo, tim sukses membongkar jaringan peredaran pil koplo asal Karangmalang, Sragen, Senin (13/5/2019) petang.

Sebanyak dua tersangka yang berperan sebagai bandar lapangan berhasil diringkus. Kedua bandar muda itu masing-masing bernama Toni Hermanto (29) asal Kampung Karangbendo Asemrejo 38/05, Kelurahan Kroyo, Kecamatan Karangmalang, Sragen.

Kemudian Desi Rudiyanto (25) warga Dukuh Lemahireng  RT 24/10 Pelemgadung, Karangmalang, Sragen.

Data yang dihimpun di lapangan, penggerebekan dilakukan sekitar pukul 15.30 WIB. Keduanya dibekuk di wilayah Kampung Karangbendo Rt 38/05, Kelurahan Kroyo, Kecamatan Karangmalang, Sragen.

Dari kedua tersangka, petugas menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya 3 box trihex yang berisi 300 butir pil trihex, satu buah HP Samsung dan 26 butir Trihex, uang tunai Tp 416.000 dan sebuah HP Oppo.

Baca Juga :  Berkah Idul Adha, SDIT Az Zahra Sragen Bagi Daging Kurban dan 200 Paket Sembako ke Beberapa Desa. Berharap Terus Menebar Manfaat

“Tiga box pil Trihex diamankan dari saudara Desi Rudiyanto, yang 26 butir kami amankan dari tersangka Toni Hermanto,” papar Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasat Narkoba AKP Joko Satriyo Utomo kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (13/5/2019) malam.

Keduanya saat ini sudah diamankan di Mapolres Sragen berikut barang bukti yang disita. Keduanya bakal dijerat dengan Pasal 196 Jo pasal 197 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Wardoyo

Baca Juga :  2 Rumah Warga Rusak Akibat Pertikaian, Puluhan Pendekar Pagar Nusa dan PSHT di Kedawung Sragen Langsung Dihukum Memperbaiki. Kapolres Pesan Jangan Terulang Lagi!