loading...
Loading...
Imarul Haq Al Ma’ruf. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Penggerebekan terduga teroris asal Gemolong, Sragen bernama Imarudin Haq Al Ma’ruf (28) oleh tim Densus 88 Mabes Polri Selasa (14/5/2019) cukup menyesakkan keluarga. Pasalnya Imar ternyata diketahui barusaja menikah sekitar dua bulan silam.

Pengantin muda itu ditangkap bersamaan dengan penangkapan Aji Maulana (27) yang dibekuk di Peleman, Gemolong. Imarudin ditangkap sekitar pukul 04.40 WIB oleh sejumah personel Densus 88 saat adzan subuh.

Ia ditangkap saat berada di rumah sang istri, HAF (25) di Kampung Gemolong RT 5/2, Gemolong, Sragen. HAF sendiri diketahui masih kuliah dan mondok di sebuah pondok pesantren di wilayah Karanganyar.

Baca Juga :  Terbukti Ancam Warga Agar Nyoblos PDIP, Oknum PNS di Gondang Sragen Akhirnya Direkomendasi Sanksi ke KASN

Ketua RT 5/2, Komari (66) membenarkan penangkapan Imarudin. Ia juga kaget lantaran yang bersangkutan belum lama diketahui menimah dengan HAF, salah satu warganya.

“Belum ada tiga bulan nikah. Waktu nikahanya saya juga datang. Ya kaget juga tahu-tahu ditangkap polisi,” papar Komari ditemui Rabu (15/5/2019).

Sementara, ibu HAF, Sumarmi (47) menyampaikan jika menantunya tersebut memang barusaja menikahi putrinya pada 1 Maret 2019 lalu.

Setelah menikah pun, keduanya juga tak bisa tinggal bersama karena sang istri masih menuntut ilmu agama di salah satu Pondok pesantren di Karangpandan, Karanganyar.

Baca Juga :  Tolak Aksi People Power, Tokoh NU Sambirejo Sragen: NKRI Harga Mati!

Sementara Imar bekerja di wilayah Colomadu, Karanganyar.

”Iya memang benar pengantin baru. Nikahnya bulan Maret kemarin, penangkapan kemarin pada saat pulang ke Gemolong karena bulan ramadhan sang istri libur dari pondok. Saya sebagai orang tua ya saya kaget tidak ada firasat apa-apa,” tuturnya ditemui di kediamannya.

Kapolsek Gemolong AKP I Ketut Putra mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan membenarkan penangkapan Imarudin dan Aji Maulana oleh Densus 88. Namun pihaknya menegaskan semua penanganan menjadi kewenangan dari Densus 88.

Polsek hanya dimintai bantuan untuk pengamanan di luar ring saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan.

Baca Juga :  Nekat Jual Ciu di Bulan Puasa, sejumlah Warung di Sumberlawang Kena Razia. Polsek Amankan 14 Botol 

“Kami hanya mendapat pemberitahuan dan membantu tapi di luar ring. Semua yang menangkap dan menggeledah tim Densus,” paparnya. Wardoyo

Loading...