JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Terduga Teroris Madiun Itu Ternyata Pemancing Ikan

tempo.co
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Terduga teroris yang ditangkap oleh Densus 88 Antiteror Mabes Polri di Madiun, ternyata adalah lelaki pemancing ikan.

Lelaki itu bernisial JS. Bahkan, lelaki 47 tahun itu kerap membagikan ikan hasil pancingannya kepada tetangganya di RT 08 RW 03, Desa/Kecamatan Mejayan, Madiun, Jawa Timur.

Di lokasi itu, JS tinggal bersama istri dan beberapa anaknya dengan cara mengontrak rumah. Hunian yang ditempati merupakan bangunan lawas yang ditinggal pemiliknya ke Jakarta.

“Dia (JS) sering memancing bersama beberapa warga sini,” kata Kartika Septianis, salah seorang tetangganya, Selasa sore, 14 Mei 2019.

Tempat pemancingan yang biasa didatangi seperti Waduk Widas, Kecamatan Saradan dan Waduk Kedungbrubus, Kecamatan Pilangkenceng.

Baca Juga :  Kantor Bupati Kutai Timur dan 9 Kantor Lainnya Digeledah KPK

Selain suka memancing, JS juga rajin salat berjamaah di masjid setempat. Karena itu, secara umum warga tidak mencurigai jika pria asal Semarang, Jawa Tengah itu menjadi incaran polisi lantaran terindikasi terlibat jaringan teroris.

“Orangnya biasa saja dan baik. Kami sama sekali tidak tahu kalau dia ditangkap polisi karena masalah ini (diduga teroris),” ungkap Kartika.

Meski demikian, sebagian kecil warga sudah menaruh curiga kepada JS dan keluarganya. Salah satunya karena kebiasaan pulang lebih awal setelah salam setiap kali salat berjamaah.

Selain itu, beberapa waktu lalu JS dan keluarganya berangkat ke Sumatera secara berombongan.

Baca Juga :  Menparekraf Wishnutama Imbau Kementerian dan Himbara Gelar Rapat di Hotel

“Kalau dipikir-pikir butuh uang banyak, sementara JS hanya bekerja sebagai tukang reparasi kacamata,” ujar Suratin, salah seorang warga lain.

JS disebut memiliki delapan anak yang sebagian dititipkan ke saudaranya.

JS ditangkap di kios reparasi kacamata yang ia sewa pada Selasa (14/5/2019). Kios itu berada di depan Pasar Sayur Caruban, Kabupaten Madiun.

Kapolres Madiun Ajun Komisaris Besar Ruruh Wicaksono membenarkan penangkapan terduga teroris tersebut. Namun, pihak Densus 88 Antiteror Mabes Polri yang melakukan penanganan penuh.

Usai dibekuk, JS dimintai keterangan di Markas Brimob Detasemen C Pelopor, Jalan Yos Sudarso, Kota Madiun.

www.tempo.co