loading...
Sejumlah pengunjung pria dan LC sibuk menutupi wajah saat dirazia aparat polisi di Karanganyar, Sabtu (18/5/2019) malam. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMAR NEWS.COM Pemandangan miris terlihat saat razia bulan ramadhan di sejumlah karaoke dan tempat hiburan malam di Karanganyar, Sabtu (18/5/2019) malam. Betapa tidak, saat yang lain sibuk beribadah, puluhan orang justru asyik berburu kesenangan di lokasi hiburan malam.

Pemandangan itu terlihat saat digelar razia cipta kondisi oleh tim Polres Karanganyar malam tadi. Saat merazia sejumlah karaoke seperti Amazon, Rainbow, dan Imsomnia, sejumlah room terlihat penuh bookingan.

Beberapa pengunjung pria juga tampak enjoy bersama perempuan-perempuan LC yang berpakaian serba mini.

Para pengunjung itu sempat panik dan ketakutan saat melihat kedatangan aparat. Pun ketika dilakukan penggeledahan, mereka juga tampak sedikit cemas.

Baca Juga :  Kasus Mayat Bayi Membusuk Dibuang di Waduk Lalung, Polisi Periksa 4 Saksi. Kapolres Karanganyar Dalami Kemungkinan Hasil Hubungan Gelap!

Beruntung tak ada temuan membahayakan baik miras, narkoba atau zat adiktif terlarang lainnya. Namun sejumlah LC tampak tersipu malu dan berusaha menutupi beberapa bagian tubuhnya yang tampak terbuka saat dilakukan penggeledahan.

Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi mengatakan razia gabungan itu digelar dalam rangka cipta kondisi di bulan ramadhan. Tujuannya untuk memininalisir kegiatan negatif di tempat hiburan, peredaran miras dan barang terlarang yang bisa mengganggu jalannya ibadah di bulan ramadhan.

“Namun hasil razia tadi malam tidak ada temuan barang terlarang, miras maupun narkoba,” paparnya Minggu (19/5/2019).

Baca Juga :  Kerahkan Buldozer, Pemborong asal Karanganyar Suwarto Terancam 5 Tahun Penjara Denda Rp 2,5 Miliar. Berkas Sudah Naik ke Kejaksaan

Perihal beberapa karaoke yang masih buka, menurutnya hal itu sudah diatur dalam peraturan Pemkab. Meski buka, jam operasional mereka memang dibatasi selama bulan ramadhan.

“Kalau soal operasional itu aturannya kewenangan Pemkab. Tapi jamnya dibatasi,” tukas Kapolres. Wardoyo