JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Apes,  Haryati Nangis-nangis Anaknya Terseret Video Ancam Penggal Jokowi

Tempo.co
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM –  Nasib apes dialami, Haryati, ibu usia 65 tahun ini. Bagamana tidak, anak bungsunya, Rosiana terseret kasus video ancaman terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ia sedih sekali  mendengar Rosiana ditangkap polisi. Anaknya itu terseret kasus dugaan makar dari video berisi ancaman terhadap Presiden Jokowi yang viral pasca demonstrasi di Bawaslu 10 Mei 2019.

“Saya nangis-nangis. Saya bilang ngapain ikut-ikutan gituan,” kata Haryati saat ditemui di kediamannya, Gang Waru, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (18/5/2019).

Haryati pertama kali mendapat kabar Rosiana digelandang ke Polda Metro dari anaknya yang lain. Haryati memiliki empat anak, salah satunya si bungsu Rosiana.

Baca Juga :  Maju Pilkada Gubernur Kalsel 2020, Denny Indrayana Sowan Prabowo

Menurut perempuan berusia 65 tahun ini, Rosiana tak berniat ikut-ikutan mengancam penggal Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Rosiana bercerita kepada Haryati hanya ingin swafoto di kerumunan massa.

Kepada ibunya, Rosiana juga mengaku sebelumnya tak pernah turut serta dalam demonstrasi seperti itu.

“Enggak pernah ikut-ikutan demi Allah,” ujar Haryati sambil mengusap air mata di wajahnya. “Dia lagi apes.”

Seperti diketahui, ratusan massa berdemonstrasi di depan kantor Bawaslu RI, Jakarta Pusat pada Jumat (10/5/2019).

Mereka sekaligus mengantar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melaporkan dugaan kecurangan Pemilu 2019.

Di kerumunan massa itu, seorang pria bernama Hermawan Susanto melontarkan pernyataan ancaman penggal kepala Jokowi.

Baca Juga :  Ahok Lelang 19 Baju Batik yang Pernah Dipakai saat Sidang Kasus Penistaan Agama, Baju Pertama Sudah Ditawar Rp 100 Juta

Dia menyatakannya di depan kamera handphone Ina Yuniarti, sesama demonstran berkacamata hitam, yang sedang membuat swavideo.

Wajah Rosiana muncul dalam video yang kemudian viral di media sosial. Rosiana tiba-tiba berdiri di tengah mereka dan mengacungkan dua jari sesuai nomor urut Prabowo-Sandi. Mereka bertiga masing-masing mengaku tidak saling kenal.

Saat ini Rosiana berstatus sebagai saksi dan telah dibebaskan kembali usai digelandang ke Polda Metro Jaya Rabu (15/5/2019).

Sedang dua lainnya yakni Hermawan Susanto dan Ina Yuniarti ditetapkan tersangka makar dan pelanggar UU ITE karena video ancam Presiden Jokowi itu.

www.tempo.co