JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Ini Baru Keren, SMA Negeri 1 Manyaran Panen Kacang Tanah

Panen kacang di SMAN 1 Manyaran, Wonogiri. Dok. SMAN 1 Manyaran
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Panen kacang di SMAN 1 Manyaran, Wonogiri. Dok. SMAN 1 Manyaran

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM -Keluarga besar SMAN 1 Manyaran Wonogiri memanen kacang tanah yang ditanam di lingkungan sekolah. Panen kacang merupakan hasil program sekolah Adiwiyata yang dilaksanakan satuan pendidikan di Dusun Pageyan, Desa Bero, Kecamatan Manyaran, tersebut.

Rilis yang diterima JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (21/6/2019), pemanenan kacang melibatkan siswa dan guru. Mereka mencabut sekaligus memisahkan kacang dari batang dan akarnya, Kamis (20/6/2019).

Kepala SMAN 1 Manyaran, Suprapto, menerangkan, panen kacang tanah dan taman lain merupakan salah satu wujud pelaksanaan revolusi hijau program Ardiwiyata. Khususnya peningkatan produksi pangan melalui produksi hasil pertanian.

Baca Juga :  Segini Jumlah Penerima BSP di 5 Desa di Kecamatan Karangtengah Wonogiri

Menurut dia, revolusi ada tiga yaitu revolusi hijau, revolusi biru dan revolusi putih. Revolusi hijau melalui pertanian, revolusi biru melalui laut, revolusi putih melalui mikro organisme misalnya pembuatan tempe dan sejenisnya.

“Kalau kami melaksanakan yang revolusi hijau,” terang dia.

Dalam revolusi hijau, sekolah membudidayakan berbagai tanaman. Di antaranya jagung, sayuran, cabai, kacang, hingga umbi-umbian.

“Saat ini hasil yang dipanen kacang tanah hasilnya bagus,” ungkap dia.

Baca Juga :  Semangat Slur Warga Pracimantoro yang Tengah Mengerjakan Proyek Fisik TMMD di Desa Sumberagung. Jangan Abaikan Protokol Kesehatan Nggih

Guru SMAN 1 Manyaran, Jarot Kurniawan berujar kegiatan memanen ini sebagai upaya memanfaatkan lahan sekolah menjadi lahan produktif. Selain itu salah satu upaya
menempa siswa belajar pertanian, mandiri, wirausaha sendiri, dan mencintai tanah air.

Salah satu siswa, Syahrul Hidayat mengaku senang bisa ikut memanen hasil tanaman sekolah. Kegiatan seperti itu jarang sekali dilakukan sekolah dan perlu ditingkatkan lagi. Pasalnya kegiatan itu melatih kebersamaan siswa namun dalam nuansa berbeda. Haryanto