loading...
Loading...
Foto/Humas Polda

MAGELANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ledakan keras dari petasan dan mercon terjadi di dua lokasi di Magelang saat malam takbiran, Selasa (4/6/2019) malam. Akibat kejadian itu, empat orang menjadi korban.

Ledakan pertama terjadi di Muntilan dan yang kedua di Salam, Kecamatan Borobudur. Ledakan di Muntilan melukai dua orang yakni, Farkhul Arifin (25) dan Imam Wijarnako (17), keduanya warga Bumen RT 01/6 Desa Kembanglimus, Kecamatan Borobudur, Magelang.

Kapolsek Borobudur AKP Aldino Agus Anggoro mengatakan ledakan di Muntilan terjadi saat kedua korban membuat mercon di samping rumah milih tetangganya. Korban Farkhul Arifin sedang mengisi mesiu atau obat mercon ke dalam selongsong dengan menggunakan paku dan obeng.

Baca Juga :  Tergiur Mobil dan Risih Ditagih Nikahi Siri, Motif Pembunuhan Sadis Wanita PNS Dimutilasi dan Dibakar Pria Muda Selingkuhannya

Seketika itu terjadi ledakan cukup dahsyat mengakibatkan mengalami luka luka cukup serius dan dinding dapur milik Rujit rusak parah.

“Farkhul Arifin mengalami luka di bagian tangan kanan putus bagian jari, tangan kiri luka bakar bagian muka, mata, kaki cukup parah. Selanjutnya korban di bawa Ke RSU Muntilan dan di Rujuk ke RS Sarjito Yogjakarta. Sedangkan Imam Wijarnako mengalami luka bakar bagian tangan dan kedua kakinya selanjutnya dibawa ke RSU Tidar Magelang,” paparnya dilansir Tribratanews.

Baca Juga :  Penggerebekan Arena Judi Sabung Ayam Terbesar di Klaten, Polres Ringkus 12 Tersangka. Disita 37 Motor dan 15 Ayam Jago 

Dari hasil pemeriksaan tim dokter menyimpulkan Farkhul Arifin, terpaksa harus menjalani amputasi dan dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar.

Dalam waktu bersamaan, ledakan akibat mercon juga menimpa dua orang, Dwi Setiawan (24), warga Pepe, Muntilan dan Nana Rustaman (18), warga Mancasan, Gulon, Salam.

Keduanya juga luka terkena ledakan mercon disaat akan menyulutnya.

Baca Juga :  Terlibat Sindikat Narkoba Tembakau Gorilla, Prabowo Dibekuk di Grobogan Jawa Tengah 

Dwi Setiawan terkena ledakan disaat akan melempar mercon yang di sulutnya sebelum mercon lepas sudah meledak.

Akibat kejadian itu, keduanya mengalami luka serius di tiga jari dan harus dirujuk ke Rumah Sakit Sarjito.

Sedangkan Nana Rustaman mengalami luka ketika mengambil mercon yang dianggap tidak menyala (mejen). Namun disaat diambil mercon justru meledak sehingga mengenai jari tangan kanannya mengalami luka luka.

Saat ini, kasus itu masih dalam pendalaman. Wardoyo

 

Iklan
Loading...