JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Libur Lebaran, Pengunjung Candi Sukuh dan Cetho di Karanganyar Diprediksi Melonjak 10 Kali Lipat 

Ilustrasi Candi sukuh
Candi sukuh

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Sejumlah objek wisata di Kabupaten Karanganyar bersiap menyambut pemudik yang hendak berkunjung ke objek wisata selama libur Lebaran 2019.

Salah satu objek wisata yang diprediksi akan banyak dikunjungi wisatawan adalah Candi Cetho dan Candi Sukuh. Dua objek wisata sejarah itu diminati wisatawan lokal maupun mancanegara dan diprediksi bakal mengalami peningkatan jumlah wisatawan.

Candi Cetho dan Candi Sukuh adalah candi bercorak Hindu. Candi Cetho berada di Dukuh Cetho, RT 001/RW 003, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi.

Sedangkan Candi Sukuh berada di Dukuh Tambak, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso.

Baca Juga :  Kecelakaan Mengerikan di Jalan Lawu Karanganyar. Mobil Avanza Dikemudikan Emak-Emak Mendadak Ngawut Gasak 3 Motor dan Trotoar Hingga Ringsek, 3 Pemotor Jadi Korban

Koordinator Lapangan Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar, Nardi, menyampaikan dari prediksinya, pengunjung Candi Cetho berpotensi meningkat 10 kali lipat dari hari biasa dan 10% apabila dibandingkan momen libur Lebaran tahun 2018.

“Kalau di Cetho ini pengunjung naik 10 kali lipat kalau dibandingkan hari biasa. Nah kalau dibandingkan momen yang sama tahun lalu, ya diprediksi naik 10%. Di Sukuh juga akan naik,” paparnya kepada wartawan kemarin.

Baca Juga :  Geger Rapid Tes Pengunjung Tawangmangu, Pemkab karanganyar Tegaskan Rapid Tes Dilakukan Tim Provinsi Bukan dari Satpol PP!

Oleh karena itu, mereka sudah mempersiapkan diri dengan berbenah. Nardi mencontohkan petugas di Candi Cetho sudah membersihkan kompleks Candi Cetho secara maksimal.

Mereka juga menyiapkan kantong parkir dan keamanan di sekitar lokasi objek wisata.

“Untuk Cetho, kebersihan buat menyambut pengunjung selama libur Lebaran sudah nrinting.

Keamanan, antisipasi kantong parkir melibatkan warga dan Sukarelawan Cetho [Reco]. Kami juga menyiapkan balok atau ganjal untuk mengantisipasi mobil yang tidak kuat menanjak saat naik ke Cetho. Untuk Sukuh juga hampir sama,” paparnya. Wardoyo