loading...
Loading...
Direktur CV MSB, Sugiyono. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Direktur bisnis investasi semut rangrang CV MSB Sragen, Sugiyono kembali melontarkan bantahan terkait kabar semut yang dibudidayakan kepada mitra dibunuh dengan cairan kimia saat dikembalikan ke perusahaan.

Ia juga menampik soal kabar ada mitra yang bunuh diri karena merasa tertipu dan merugi. Hal itu disampaikan kepada wartawan di Sragen saat mengklarifikasi gonjang-ganjing bisnis rangrang MSB yang dikabarkan tutup.

“Kalau ada yang bilang semut hasil panenan dihabiskan dan kamis musnahkan dengan cairan kimia itu tidak benar. Usaha ini kami bangun dengan jerih payah luar biasa swjak 2014,” katanya di hadapan wartawan.

Baca Juga :  Bantuan RTLH di Salah Satu Desa di Karangmalang Diduga Bermasalah. Sejumlah Polisi Dikabarkan Mulai Terjun ke Lapangan 

Mantan Sekdes PNS yang pernah terjerat kasus penipuan arisan motor itu juga membantah tudingan ada mitra yang bunuh diri. Ia menyampaikan pernyataan salah satu mantan mitranya, Subandi yang menyebut ada mitra di Karanganyar yang bunuh diri itu tidak benar.

Baca Juga :  Sejumlah Polisi Gerebek Seorang Bandar di Sambungmacan Sragen. Diamankan Uang Tunai dan Sejumlah Peralatan Rekap 

Sugiyono mengaku sudah mengecek ke lokasi dan mitra terdekat dengan orang yang bunuh diri.

“Saya cek ke yang dekat, informasinya dia bunuh diri karena persoalan asmara. Tinggalnya di Karanganyar. Boleh diklarifikasi kok,” tuturnya.

Ia mengakui usaha produksi semut rangrang yang dikelolanya hampir lima tahun, memang terpaksa dihentikan karena produksi panenan petani mitra kualitasnya jauh menurun.

Sehingga semut yang diharapkan bisa dibibitkan kembali, jumlahnya sangat minim.

Baca Juga :  Warga Bolang Digegerkan Temuan Mayat Pria Gantung Diri. Sang Istri Langsung Histeris

Usahanya sudah ditutup per Mei lalu. Namun operasional dan pengambilan panenan dari petani masih terus dilanjutkan sampai selesai.

Ia mengklaim pihaknya siap bertanggungjawab melakukan pembayaran sampai selesai sesuai penjadwalan yang disosialisasikan ke mitra melalui koordinator.

“Semua sudah terkondisikan. Kami sudah turun ke lapangan dan kami harap semua mitra tenang, semua kami akan selesaikan,” katanya. Wardoyo

Iklan
Loading...