loading...
Loading...
Tempo.co

JAKARTA, Joglosemarnews.com –
Persaudaraan Alumni 212 (PA 212)  bakal menggelar aksi di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 26 Juni mendatang.

Terkait dengan rencana itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandiaga mengaku tak dapat melakukan intervensi.

Meski begitu, BPN Prabowo kembali mengimbau kepada seluruh pendukung calon presiden 02 untuk tidak menggelar aksi dan menyerahkan proses hukum kepada MK.

“Ya tentu kami tidak bisa mengintervensi ya. Kami menghormati pilihan teman teman PA 212. Tapi BPN tetap akan mengimbau kepada seluruh pendukung agar tidak hadir,” ujar juru bicara BPN Andre Rosiade, Minggu (23/6/2019).

Baca Juga :  Kabar Potensi Gempa 8,8 SR Disertai Tsunami 20 Meter di Selatan Jawa Viral di Medsos, Ini Kata BMKG

PA 212 tetap akan menggelar unjuk rasa di Mahkamah Konstitusi pada Rabu, 26 Juni mendatang.

Juru bicara PA 212, Novel Bamukmin mengatakan aksi itu bertujuan untuk mendorong majelis hakim konstitusi untuk segera mendiskualifikasi calon presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Baca Juga :  Bamsoet Usul Munas Golkar Setelah Pelantikan Presiden

Aksi ini juga berusaha mendorong agar majelis hakim bertindak adil, dan independen.

“Tuntutannya agar hakim MK bertindak adil dan tidak takut akan intervensi dari pihak mana pun untuk segera mendiskualifikasi Jokowi – Ma’ruf,” tuturnya.

Novel mengatakan pihaknya tetap akan menggelar aksi kendati telah diperingati oleh Prabowo dan Sandiaga. Hanya saja PA 212 tetap akan melangsungkan aksi karena langkah ini menurutnya bukan terkait politik.

Baca Juga :  Pelawak Nunung Srimulat Mengaku Telah Konsumsi Sabu Selama 20 Tahun

Andre mengatakan, BPN tetap berpatokan kepada imbauan Prabowo dan Sandiaga, agar seluruh pendukungnya tidak datang ke MK.

Imbauan tersebut, kata dia, resmi dari BPN. Adapun soal PA 212 yang bersikukuh menggelar aksi, politikus Partai Gerindra tersebut mengatakan pihaknya menghargai keputusan mereka.

“Yang jelas kami sudah mengimbau. Sikap Pak Prabowo dan Pak Sandi juga jelas terang benderang,” ucapnya.

www.tempo.co

Iklan
Loading...