loading...
Loading...
Suasana pengurusan kartu kuning di Disnaker Wonogiri.

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM–Pemohon kartu kuning atau AK1 alias kartu pencari kerja di Wonogiri mengalami, lonjakan hingga 80 persen, menjelang dan pasca Lebaran.

Informasi yang dihimpun Joglosemarnews.com, Selasa (11/6/2019), sebagian besar pemohon merupakan remaja lulusan SMA/K. Kartu kuning akan mereka gunakan untuk bekerja di daerah perantauan.

Berdasarkan data yang berhasil diperoleh dari Dinas Tenaga Kerja Wonogiri, peningkatan berlangsung sejak memasuki libur Lebaran lalu, dan berlanjut hingga saat ini. Pada hari biasa, dalam satu hari hanya ada 20 sampai 30 pemohon. Namun, sekarang sudah melonjak hingga 40 persen mencapai 50 pemohon.

Baca Juga :  Ini Cara Tepat Mengetahui Hasil Panen Padi, Sekaligus Mengantisipasi Sistem Ijon

Kepala Disnaker Wonogiri Ristanti, mengungkapkan, peningkatan permohonan masih akan terus berlangsung. Hal ini didasarkan pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya.

Dia mengatakan, kartu kuning sebagian besar akan mereka gunakan untuk bekerja di wilayah perantauan. Biasanya terpusat di Ibukota Jakarta, sebagian lagi menyebar di Jabodetabek.

Baca Juga :  Pertamina Siapkan Penambahan 40.320 Tabung Elpiji di Wonogiri

Para pemohon itu, menurutnya berangkat ke wilayah perantauan seusai menerima surat lulus. Mereka berangkat biasanya tidak sendirian. Melainkan ikut dengan famili atau kerabat yang sudah terlebih dahulu merantau.

“Pola yang terjadi di Wonogiri memang seperti itu. Jadi saat musim lulusan sekolah, atau Lebaran banyak anak muda yang merantau,” jelas dia.

Baca Juga :  Kabar Wonogiri Terkini. Nakamura Hadir di Wonogiri, Layani Balita Hingga Lansia

Seorang pencari kartu kuning, Leni asal Girimarto berencana ikut famili bekerja di Tangerang. Kartu kuning akan digunakan sebagai salah satu bekal melamar pekerjaan. Dia tidak mencari pekerjaan di sekitar Wonogiri, alasannya berusaha mendapatkan pengalaman lebih dahulu di perantauan. Haryanto

Iklan
Loading...