loading...
Loading...
Tribunnews

MEDAN, Joglosemarnews.com – Kisah dua pencuri motor di halaman masjid di Medan ini cukup heroik. Saat diuber massa, mereka sempat naik ke atap warga.

Setelah dikepung ramai-ramai. Keduanya pun turun. Sampai di bawah, keduanya pun dijadikan ‘bancaan’ massa yang emosi hingga tewas dengan wajah babak belur.

Insiden itu, tepatnya terjadi di halaman Masjid Al Ridho, Jalan Tuasan, Gang Rukun, Kelurahan Siderejo Hilir, Kecamatan Medan Tembung, Jumat (26/7/2019) malam.

Informasi yang berhasil dihimpun, jasad kedua pelaku telah dievakuasi petugas ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi.

Baca Juga :  Berbekal Potongan Rambut Cepak dan Foto di Instagram, TNI Gadungan Perdayai Luar Dalam 3 Janda di Sidoarjo

Peristiwa itu bermula ketika kedua pelaku berboncengan mengendarai sepeda motor melintas di Jalan Tuasan.

Saat kedua pelaku melintas, tepat di depan Masjid Al Ridho, mereka melihat ada Honda CBR milik jemaah yang terparkir.

Tidak mau kehilangan momentum, keduanya diduga beraksi untuk mencuri sepeda motor tersebut.

Namun nahas, saat hendak membawa kabur sepeda motor korban, aksi keduanya dilihat seorang warga sekitar yang langsung meneriakinya “maling” hingga mengundang warga lainnya.

Baca Juga :  Jadwal Penerbangan Dibatalkan, 4 Penumpang Sriwijaya Air Rusak Loket Bandara

Melihat kedatangan warga, kedua pelaku yang tak ingin ditangkap massa, selanjutnya kabur menaiki atap rumah warga.

Pelaku berlari hingga ke Jalan Tangkul 1, Gang Watas, Kelurahan Siderejo Hilir, Kecamatan Medan Tembung.

Melihat itu, warga lalu mengejar keduanya dengan cara mengepung lokasi. Kedua pelaku yang masih di atas atap rumah warga, akhirnya menyerahkan diri dan turun dari atap rumah warga.

Tak pelak, warga yang geram dengan aksi kedua pelaku, lalu memukulinya sampai keduanya dikabarkan tewas di lokasi.

Baca Juga :  Viral Video Driver Gojek Menangis Histeris dan Sesenggukan, Dari Pagi Belum Dapat Order, Begitu Dapat Orderan di-Cancel

Mengetahui kedua pelaku tewas, warga kemudian menghubungi pihak Kepolisian Polsek Percut Seituan.

Petugas mendapat informasi tersebut turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Terpisah, Panit Reskrim Polsek Percut Seituan, Ipda Supriadi yang dikonfirmasi di lokasi kejadian membenarkan kedua maling ditangkap dan dihakimi warga hingga tewas.

“Saat ini, kita masih mencari indentitas kedua pelaku. Sedangkan korban sudah membuat laporan resminya,” ujar Supriadi, Sabtu (27/7/2019).

www.tribunnews.com

Loading...