JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Elpiji 3 Kg Untuk Bahan Bakar Mesin Pompa Air, Begini Tanggapan Pemkab Wonogiri

Operasi pasar elpiji 3 kg di Wonogiri.
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Operasi pasar elpiji 3 kg di Wonogiri.

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemkab Wonogiri menerapkan sejumlah langkah mengatasi kelangkaan elpiji 3 kg. Namun demikian, soal penggunaan elpiji untuk bahan bakar mesin pompa air, Pemkab tidak bisa melarangnya.

Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian dan Perdagangan Wonogiri, Wahyu Widayati menjelaskan, kelangkaan terjadi salah satunya dipicu penggunaan elpiji 3 kg untuk sektor pertanian. Elpiji digunakan sebagai bahan bakar mesin pompa air.

“Terus terang kami tidak melarangnya,” ungkap dia, Rabu (17/72019).

Menurut Wahyu, belum ada regulasi terkait penggunaan elpiji bersubsidi untuk sektor pertanian. Ada pembolehan penggunaan di luar rumah tangga, namun hanya untuk sektor perikanan.

Baca Juga :  Kabar Duka, Warga Kasihan Kecamatan Ngadirojo Wonogiri Ditemukan Meninggal Tergantung di Pohon Kenanga Depan Rumah

Dia menyebutkan, penggunaan elpiji sebagai bahan bakar pompa air menjadi pemantik kelangkaan elpiji. Mesin pompa difungsikan untuk menyedot air dari sungai maupun sumber lain ke area persawahan yang mengering.

Pihaknya, menegaskan juga menempuh kebijakan lain, guna mengatasi kelangkaan elpiji belakangan ini. Yakni meminta warga pengguna water heater atau alat pemanas air untuk tidak memakai elpiji bersubsidi. Pengguna water heater harus menggunakan elpiji non subsidi yang jumlah melimpah.

Khusus kalangan pangkalan, pihaknya memerintahkan agar mengutamakan penjualan bagi warga sekitar. Terkait pengajuan penambahan, dia menyebut angka 8.960 tabung dan telah disetujui Pertamina.

Baca Juga :  Polres dan ATR BPN Wonogiri Jalin Kerjasama Penyuksesan PTSL dan Legalisasi Aset Polri

Adeka Sangtraga Hitapriya, Sales Eksekutif Elpiji Pertamina Surakarta menerangkan, pihaknya menggelar operasi pasar elpiji 3 kg di tiga lokasi di Wonogiri. Meliputi Kecamatan Eromoko, Selogiri, dan Wonogiri, masing-masing lokasi disediakan 560 tabung seharga Rp 15.500 bagi masyarakat.

Dalam rilisnya, Unit Manager Communication & CSR MOR IV PT Pertamina (Persero), Andar Titi Lestari mengatakan Pertamina telah menyiapkan tambahan yang sifatnya fakultatif sebanyak 40.320 tabung pada periode 15-20 Juli ini. Sebagai informasi, alokasi normal untuk LPG 3 KG di Wonogiri adalah 649.040 tabung perbulan, sehingga Pertamina pada bulan ini akan menyalurkan 689.360 tabung untuk wilayah Wonogiri. Aria