loading...
Loading...
Tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  berharap seleksi Capim KPK yang dilakukan oleh Pansel KPK mampu menyaring orang-orang bermasalah dan berpotensi melemahkan KPK.

Hal itu diungkapkan oleh Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Dia berharap, proses seleksi yang berlangsung dapat menghasilkan figur terbaik pemberantas korupsi.

“Harapannya itu bisa terbaca dari tes yang dilakukan hari ini, termasuk visi dalam upaya pemberantasan korupsi termasuk juga pencegahan korupsi dari makalah yang ditulis,” kata Febri di kantornya, Jakarta, Kamis (18/7/2019).

Hari ini panitia seleksi melaksanakan tes kompetensi bagi 188 calon pimpinan KPK di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sekretariat Negara, Jakarta Selatan. Mereka yang ikut telah lolos pada tahap sebelumnya, yakni seleksi administrasi.

Baca Juga :  Novel Bamukmin Minta Spanduk Penolakan Reuni 212 Dicopoti

Uji kompetensi yang dilakukan dalam dua jenis tes yakni pilihan ganda dan makalah. Para peserta disuruh menulis gagasan mengenai pemberantasan korupsi pada sesi tes makalah.

Menurut Febri, dari makalah itu, pansel capim KPKdapat menyaring orang-orang yang berpikir bahwa pemberantasan korupsi adalah hal penting.

Pemberantasan korupsi, kata dia, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan mewujudkan kesejahteraan sosial.

“Yang punya visi tentu yang diharapkan,” kata dia.

Baca Juga :  Pintu Aklamasi Terbuka Lebar, Hampir Pasti Airlangga Kembali Pimpin Golkar

Ia mengatakan calon yang visinya melemahkan pemberantasan korupsi jangan sampai lolos.

“Jangan sampai ada calon pimpinan yang visinya justru melemahkan pemberantasan korupsi itu kemudian yang dipilih,” ujar Febri.

www.tempo.co

Loading...