JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Jadi Khatib, Kapolda Jateng Ungkap Ada Narkoba Sudah Beredar di Anak SD. Imbau Warga Waspadai Hoax 

Kapolda Jateng saat memberikan khutbah jumat. Foto/Humas Polda

1562949369848 image 6483441 800x502
Kapolda Jateng saat memberikan khutbah jumat. Foto/Humas Polda

BANYUMAS, JOGLOSEMARNEWS.COM Kapolda Jateng, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel kembali mengingatkan warga Banyumas untuk mewaspadai beredarnya berita bohong atau hoax. Hal tersebut disampaikan Kapolda Jateng dalam khutbahnya di Masjid Sudirman Purwokerto-Banyumas, Jumat (12/7/2019).

Dalam khutbah usai Sholat Jumat Kapolda Jateng menyampaikan, penyebaran berita bohong merupakan hal yang harus selalu diwaspadai.

“Karena itu kita harus waspada, ulet dan tangguh terhadap semua tantangan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Kapolda Jateng menjelaskan, berita fitnah apalagi sampai membuat orang termakan kebohongan tersebut dapat merusak persatuan.

Baca Juga :  Kapolda Jateng Launching Program Orang Tua Asuh Mahasiswa dan Pelajar asal Papua. Orangtuanya Diminta Tak Usah Khawatir Mikirin Anaknya di Jawa Tengah!

Masyarakat harus memiliki kepedulian terhadap sesama, serta kesadaran terhadap tantangan. Karena hambatan tersebut nantinya berisiko memecah belah masyarakat.

“Kita harus sadar terhadap tantangan yang dapat merusak jiwa persatuan dan kesatuan Islam pada khususnya, dan Indonesia pada umumnya,” ungkapnya.

Selain memecah persatuan, penyebaran hoax juga memiliki bahaya lainnya. Seperti hilangnya nilai berita, yakni sangsinya masyarakat terhadap kebenaran suatu berita.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut 2 Tronton Keramik Serudukan di Tol Pemalang-Batang, Satu Sopir Tewas Tergencet

Berita hoax yang bertujuan memecah belah NKRI juga gencar di sebarkan di medsos, ini adalah salah satu hal yang harus kita antisipasi.

TNI-Polri dan masyarakat harus bersatu untuk terus menjaga tegaknya NKRI.

Kapolda juga mengingatkan bahwa peredaran narkoba juga menjadi salah satu hal yang sangat memprihatinkan. Sebab di Sumatra Utara ditemukan Narkoba yang diedarkan pada anak SD. JSnews