loading...
Tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, negara lain sudah jauh membangun infrastrukturnya, namun masyarakat masihb terjebak dalam urusan saling membenci, mendengki, saling tidak sapa antartetangga.

“Jika seperti ini terus,, semakin tertinggal kita nanti. Saya ingatkan kepada kita semuanya, kita berangkulan bersatu kembali membangun negara ini, memajukan negara ini,” kata
Jokowi dalam siaran tertulis Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Kamis (4/7/2019).

Jokowi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali bersatu sebagai saudara sebangsa dan setanah air.

“Saya titip, ini pilpres kan sudah selesai setelah putusan Mahkamah Konstitusi. Jangan sampai ada lagi yang namanya di antara kita ini, misalnya, ada yang tidak saling sapa antartetangga karena dulu beda pilihan, tidak saling ngomong antarteman karena beda pilihan,” katanya.

Baca Juga :  Kabar Duka Pengusaha Bob Hasan Wafat, Akan Dimakamkan di Ungaran

Menurut Jokowi, perbedaan dalam pilihan politik adalah sesuatu yang lumrah. Untuk itu, seluruh masyarakat harus mempunyai sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan tersebut serta tetap menjalin persaudaraan.

“Mari lah kita berangkulan kembali, bersatu kembali, sebagai saudara sebangsa dan setanah air. Apa pun sukunya, apa pun agamanya, kita ini saudara sebangsa dan setanah air,” ujarnya.

Baca Juga :  Yusril: Pasal-pasal Darurat Sipil Tak Cocok untuk Lawan Corona

Jokowi menuturkan tantangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia adalah tantangan-tantangan besar. Jika seluruh elemen bangsa tidak bersatu dan bersama-sama membangun bangsa, bukan tidak mungkin Indonesia akan ditinggalkan oleh negara-negara lain.

www.tempo.co