loading...
Loading...
Syarief Sulaeman. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kasus narkoba di Sragen terbilang cukup tinggi. Data di Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen mencatat selama kurun setengah tahun awal di 2019, jumlah kasus narkoba yang disidangkan sudah mencapai 20 kasus.

Hal itu disampaikan Kajari Sragen, Syarief Sulaeman saat peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-59 Tahun 2019 di Kejari Sragen, Jumat (19/7/2019). Didampingi jajaran Kasie, Kajari mengungkapkan peringatan Hari Adhyaksa memang diharapkan menjadi momentum untuk terus meningkatkan kinerja di jajaran Kejari.

Baca Juga :  Gara-gara Merokok di Kasur, Warga Pengkol Tanon Bikin Geger Warga Sekampung 

“Semangat itu yang akan terus kami jaga untuk selalu meningkatkan kinerja,” paparnya.

Kajari menguraikan selama 2019 sejak Januari hingga pertengahan Juli, untuk Bidang Pidana Umum, Kejari sudah menyidangkan 100 perkara.

Dari 100 perkara itu, yang paling dominan adalah kasus narkoba mencapai 20 kasus atau 20 persen. Sedangkan sisanya adalah kasus pidana umum lainnya.

“Yang menjadi perhatian kita memang kasus narkotika karena ada 20an kasus. Harapan kami, bersama semua pihak agar bersinergi dan bersatu sehingga tren kasus narkotika bisa menurun bahkan bisa diberantas,” tandasnya. Wardoyo

Baca Juga :  Jembatan Gunung Kemukus Terbakar. Kobaran Api Mendadak Muncul dan Membakar Bagian Pilar 

 

Loading...