loading...
Loading...
Tim Polsek Gesi dan Babinsa serta warga melakukan pengecekan. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kebakaran hebat melanda sebuah rumah milik warga Dukuh Dunglo, Desa Poleng, Kecamatan Gesi Sragen, Sabtu (27/7/2019) siang.

Rumah limasan dengan konstruksi kayu milik Sugimin (45) ludes dilalap si jago merah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah itu.

Rumah tinggal berbentuk limasan jawa itu terbakar hebat, atap rumah runtuh lantaran kayu usuk dan reng penyangga juga hangus terbakar.

Data yang dihimpun di lapangan, kebakaran terjadi pukul 13.00 WIB. Menurut keterangan warga, siang itu pukul 12.30 WIB, pemilik rumah yang hendak pergi arisan, tiba-tiba dikejutkan dengan suara gemeretak, seperti sesuatu terbakar.

Suara itu terdengar dari samping rumah sebelah barat. Saat korban mengecek, ternyata bagian rumah miliknya sebelah barat, berdinding kayu, sudah terbakar.

Baca Juga :  Kasat Sebut Satu Berkas Alsintan Jilid 2 Masih Gelar Perkara, Kejari Tegaskan Sudah Ada 2 Berkas dan 2 Tersangka. Berkas Tinggal Tunggu 14 Hari Diteliti

Api seketika langsung membumbung tinggi, dan membakar atap rumah. Korban langsung berteriak minta tolong sehingga warga berhamburan membantu pemadaman.

Namun kondisi cuaca yang panas membuat kobaran api kian tak terkendali. Upaya pemadaman pun gagal dan rumah itu akhirnya ludes luluh lantak.

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kapolsek Gesi Iptu Teguh Purwoko mengatakan dari penyelidikan di tempat kejadian menyampaikan bahwa kejadian bermula saat pemilik rumah membakar sampah pada pagi hari. Diduga api bakaran sampah itu tidak benar-benar mati saat ditinggalkan.

Api kemudian merembet ke jerami yang berserakan di samping rumah, kemudian, menyulut tumpukan jerami yang berada di dinding rumah. Hingga akhirnya membakar dinding dan atap serta bangunan rumah milik korban.

Baca Juga :  Sragen Masuk Zona Merah Kemiskinan, Wagub Taj Yasin Sebut di Beberapa Desa Ada 400 KK Miskin 

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran hebat ini, namun demikian, akibat peristiwa kebakaran hebat ini, pemilik rumah harus menderita kerugian hingga mencapai Rp 60 juta,” paparnya Minggu (28/7/2019). Wardoyo

 

Loading...