loading...
Loading...
Foto/Humas Polda

REMBANG, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga di Desa Jambangan Kecamatan Rembang, Jawa Tengah,  digemparkan dengan terbakarnya lahan tebu dengan luas satu hektar.

Lahan yang terbakar berada dikawasan RT 5 RW 3, milik seorang petani tebu warga desa setempat yang bernama Jupri. Saat kejadian pemilik ladang tidak nampak datang kelokasi.

Lahan tebu yang terbakar kebetulan sangat dekat dengan pemukiman penduduk desa setempat. Tepatnya berada di jalan Rembang – Pamotan, sebelah timur kantor Satpol PP, ada pertigaan ke utara.

Warga yang mengetahui hal tersebut lantas memberi tau warga yang lain untuk bersama-sama memadamkan api dengan peralatan seadanya, agar tak merembet ke pemukiman warga.

Agar api cepat tertangani, masyarakat berinisiatif menghubungi petugas pemadam kebakaran pada Satpol PP Rembang.

Baca Juga :  Siapa Bilang Ujian SIM Susah. Anak-anak SD Ini Bilang Mudahnya Ujian SIM!  

Kapolsek Kota Rembang AKP Haryanto mengatakan pertama kali kejadian tersebut diketahui oleh warga, namun api sudah membesar dan membakar lahan.

Anggota regu pemadam saat datang, api sudah membakar sebagian besar lahan. Hanya tersisa di bagian tepi, sedangkan tengahnya sudah hangus.

Tim regu penjinak api, yang datang kelokasi langsung melakukan penyemprotan guna pencegahan api merembet kepemukiman warga. Petugas menerjunkan satu unit armada pemadam kebakaran, dengan dukungan mobil tangki.

“Lahannya kurang lebih satu hektar luasnya. Sebagian besar sudah terbakar mas. Hanya tersisa sebagian yang dekat penduduk saja,” kata Kapolsek dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Setelah dilakukan penyemprotan, api baru padam pada pukul 15.20 WIB waktu setempat. Dengan kejadian masyarakat dihimbau selalu waspada mengingat wilayah Kabupaten Rembang mulai memasuki kemarau.

Baca Juga :  Fakta Menarik di Balik Aksi Julik Sopir Pencuri Motor RX King di Tanon Sragen. Permak Habis Bodi Hingga Rubah Noka Nosin, Tapi Terbongkar Juga 

Sampai berita ini diturunkan, belum dapat diketahui secara pasti berapa jumlah kerugian akibat musibah kebakaran tersebut. Mengingat, lahan tebu yang terbakar siap panen. JSnews

 

Loading...