loading...
Loading...
Mahasiswa Seni Rupa Murni FSRD ISI Solo memamerkan produk kewirausahaan, Senin-Kamis (1-6/7/2019). Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM– Mahasiswa Seni Rupa Murni FSRD ISI Solo memamerkan produk kewirausahaan, Senin-Kamis (1-6/7/2019), di Lobby Jurusan Kampus setempat. Mengambil tema “Mahasiswa Berani Berbisnis Mengapa Tidak” Tahun 2019, kegiatan tersebut merupakan pameran perdana mereka yang mengikuti Mata Kuliah Kewirausahaan.

“Kegiatan digelar dalam rangka mensupport dan memberdayakan mahasiswa dalam menghasilkan produk karya seni dan berani menampilkan karya produknya di hadapan publik/pasar. Mata Kuliah Kewirausahaan adalah mata kuliah wajib bagi Mahasiswa ISI Surakarta termasuk di Jurusan Seni Rupa Murni khususnya mahasiswa semester IV. Materi perkuliahan dilaksanakan melalui pendekatan pemahaman karakter dan kemampuan mahasiswa Seni Rupa Murni. Mahasiswa Seni Rupa Murni terdiri dari Minat studi Seni Lukis, Seni Grafis dan Seni Patung masing-masing memiliki dasar-dasar kemampuan teknik sesuai bidangnya. Melalui bakat individu berupa kemampuan dasar yang dimiliki lalu diarahkan untuk membuat produk macam-macam karya seni yang dapat dipasarkan ke masyarakat yang membutuhkan,” urai Dosen Kewirausahaan ISI Sirakarta, Cia Syamsiar, Senin (1/7/2019).

Baca Juga :  UKM Karate UNS Sabet Juara di Brawijaya University Championship

Dikatakan Cia, produk karya pada materi kuliah kewirausahaan Mahasiswa Seni Rupa Murni kali ini adalah Merchandise khusus ISI Surakarta, Produk Souvenir daerah masing-masing mahasiswa serta produk Karya Seni Bebas. Pemilihan 3 kategori karya ini agar mahasiswa lebih mudah menciptakan produk karya karena masih bersentuhan dengan dirinya, yaitu lingkungan kampus, daerah asal masing-masing dan lingkungan yang lebih luas untuk bekal menghadapi tantangan yang lebih luas lagi.

Baca Juga :  Mahasiswa UNSA Ikuti Latihan Bela Negara Di Lanud Adi Soemarmo

“Metode pendekatan ini dilakukan mengingat mahasiswa semester IV yang pameran kali ini memiliki basic teknik kekaryaan Seni Murni, sehingga butuh waktu untuk meyakinkan bahwa mereka mampu melakukan sesuatu selain hanya mengerjakan tugas-tugas kampus dengan cara mengaplikasikan kemampuan yang dimiliki untuk diproduksi ke dalam bentuk produk barang-barang yang mudah dipasarkan di lingkungan sekitar mahasiswa,” imbuhnya. Triawati PP

Loading...