loading...
Loading...
Ilustrasi grafik saham. pexels

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo mencatatkan kenaikan aset perbankan di Kota Solo, kuartal I tahun 2019. Aset perbankan mengalami kenaikan dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian dalam negeri.

Pelaksana Harian Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Surakarta Triyoga Laksito mengatakan, tercatat aset bank umum konvensional per April 2019 sebesar Rp82,9 triliun atau meningkat 6,50 persen atau Rp5 triliun dari sebelumnya per April 2018 sejumlah Rp77,8 triliun. Sedangkan untuk angka kreditnya pada periode yang sama juga meningkat sebesar Rp5,9 triliun atau setara dengan 8,99 persen, yaitu dari Rp72,6 triliun, menjadi Rp78,5 triliun.

Baca Juga :  Tiga Wirausahawan Sukses Bakal Ungkap Rahasia Keberhasilan Menembus Pasar

“Sedangkan untuk dana pihak ketiga (DPK) juga mengalami pertumbuhan positif. Berdasarkan data, dikatakannya, dari sisi giro tercatat Rp9,8 triliun atau meningkat 8,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp9 triliun,” urainya, Jumat (12/7/2019).

Sementara itu, untuk tabungan meningkat sebesar 5,95 persen menjadi Rp32,9 triliun dan deposito sebesar Rp22,1 triliun atau meningkat 14,05 persen.

“Dari sisi tabungan yang meningkat ini membuktikan bahwa geliat masyarakat untuk menabung uang di perbankan juga menggelia. Namun untuk “non performing loan” (NPL) atau angka kredit macet pada kuartal I 2019 mengalami pertumbuhan negatif, yaitu dari 2,13 persen menjadi 2,39 persen,” imbuh Triyoga.

Baca Juga :  The Sunan Hotel Solo Padukan Paket Menginap dan Pesta Tahun Baru

Sementara itu, untuk kinerja bank umum syariah dari sisi “nonperforming financing” (NPF) justru mengalami penurunan dari 1,50 persen di April 2018 menjadi 1,09 persen di April 2019.

“Kondisi ini sangat baik dan harus dipertahankan,” tukasnya. Triawati PP

Loading...