JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Perbulan Zakat di Karanganyar Terkumpul Rp 1,3 Miliar. Tahun 2019 Ditarget Rp 18 Miliar Setahun 

Ilustrasi
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM  Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Karanganayar melansir mampu mengumpulkan sebesar Rp 15 milar zakat. Nilai zakat yang terkumpul ini, berasal dari masyarakat umum, ASN serta takmir masjid selama setahun.

Wakil Ketua Baznas Karanganyar Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Iskandar mengatakan, penghimpunan ZIS mengalami kenaikan signifikan, pada 2017 sebesar Rp 12,8 miliar.

Sedangkan 2018 sebesar Rp 15,2 miliar atau naik Rp 2,4 miliar. Jika dirata-rata, perbulan, dana zakat terkumpul mencapai angka Rp 1,3 miliar. Untuk tahun 2019, Baznas Karangayar menargetkan  sebesar Rp 18 miliar.

Baca Juga :  Kemelut Jelang Konggres PSSI Karanganyar, Ketua Perkumpulan Aparatur Desa Karanganyar Serukan Gegeran Harus Dihentikan. Sebut Polemik Bikin Malu Karanganyar!

“Dukungan kepala daerah dalam kemajuan Baznas, memiliki peran yang cukup besar. Seperti surat edaran bagi ASN untuk membayar zakat melalui unit pengumpul zakat yang ada di masing-masing OPD,” kata Iskandar, Selasa (30/07/2019).

Dijelaskan Iskandar, di seluruh Karanganyar, Baznas memiliki 1.336  unit pengumpul zakat (UPZ). Masing-masing,  di  OPD ada  50 UPZ, Kecamatan ada 17, Desa ada 177, UPT SD ada 17, BUMN dan BUMD ada 9, SMP ada 49, MTS/MI ada 10, PWRI ada 22, IPPK ada 17 serta dari masjid ada 968 UPZ resmi.

Baca Juga :  Terhantam Pandemi Covid-19,  Mata Trans Kehilangan Omset Rp 19 Miliar. Masih Bisa Bagikan CSR untuk Masyarakat

Zakat yang dihimpun tersebut, telah disalurkan kepada yang berhak menerimanya, seperti bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) setiap tahunnya sejumlah 30 rumah.

Masing-masing rumah mendapatkan bantuan sebesar Rp 10 juta.

“Bntuan pangan seumur hidup kepada duafa sebanyak 1.067 orang serta pemberian bantuan modal kepada para pelaku UMKM,” tandasnya. Wardoyo