loading...
Loading...
Alianta Wiguna Hapsoro, pebalap cilik berusia 4 tahun asal Saradan, Sragen saat latihan dengan motor mini GP miliknya di halaman kantor DPRD Sragen, Senin (29/7/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Buah jatuh tak akan jauh dari pohonnya. Pepatah itu agaknya klop untuk menggambarkan bocah bernama Alianta Wiguna Hapsoro.

Bocah mungil berusia 4 tahun itu belakangan mendadak jadi sorotan berkat hobi ekstrimnya menekuni dunia balap. Ya, hobi itu seolah mewarisi bakat bapaknya, Hapsoro Rudito (34) mantan pebalap nasional asal Desa Saradan, Kecamatan Karangmalang, Sragen.

Hapsoro yang gantung helm 2017 silam, kini seolah memiliki harapan baru yang bakal meneruskan jiwa balapnya.

Tak heran, pria muda itu bersama istrinya, terlihat setia mendampingi putra mungilnya itu latihan balapan dengan motor mini GP di halaman samping Kantor DPRD Sragen, Senin (29/7/2019) petang.

“Saya resmi berhenti balapan tahun 2017 lalu. Sebelumnya pernah juara nasional di 2015. Setelah saya berhenti, kini saya ambil alih untuk mengajari anak saya dengan motor kecil mini GP ini,” papar Hapsoro ditemui Joglosemarnews.com.

Baca Juga :  Diprediksi 2 Pekan Habis, Semburan Api di Bonagung Tanon Ternyata Malah Makin Membesar. Sudah 3 Bulan Bertahan, Api Berubah Warna 

Hapsoro menuturkan hobi balapan putra kecilnya itu mulai muncul lantaran sejak berusia 2,5 tahun sudah diajak menonton ketika dirinya masih berlaga di arena balapan.

Lantaran sering diajak ke arena balapan, adrenalin si kecil pun mulai terpantik. Hingga akhirnya, enam bulan lalu, Hapsoro memutuskan mengasah bakat putranya dengan melatih di mini GP.

“Baru enam bulan latihan. Tapi semangatnya sudah bagus. Bahkan ketika saya ikutkan kejuaraan mini GP pertama kali kemarin di Bantul, dia sudah langsung bisa juara 4. Padahal pesaingnya kebanyakan umur 7 tahun,” tuturnya.

Baca Juga :  Bupati Sragen Serukan Semua Camat dan Kades Kerahkan PNS Belanja ke Pasar Tradisional!

Hapsoro berharap bakat besar yang dimiliki putranya, bisa berkembang seiring dengan pertumbuhan usianya. Ia sangat berharap kemampuan balap putranya bisa terus menanjak sehingga bisa menjadi pebalap berprestasi dan menjadi kebanggaan berlaga di tingkar nasional, kancah asia maupun internasional.

Alianta Hapsoro dan sang bapak, Hapsoro Rudito. Foto/Wardoyo

Sore tadi, Alianta terlihat begitu menikmati sesi latihan. Di halaman DPRD yang disulap jadi lintasan sederhana itu, ia terus membalap tanpa henti ditemani pebalap besar yang juga latihan.

Saat beristirahat, Alianta mengaku tidak takut dan senang membalap. Saat ditanya siapa idolanya, bocah itu dengan polos menjawab.

“Marquez (Marc Marquez),” ujar bocah imut itu sembari tersipu. Wardoyo

 

Loading...