loading...
Loading...
Ribuan calon warga baru PSHT Cabang Sragen saat mengikuti tes pendadaran tahun 2019 di Lapangan Mojokerto, Kedawung, Sragen, Minggu (4/8/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Sebanyak 1.998 calon pendekar persaudaraan setia hati terate (PSHT) Cabang Sragen digembleng serentak untuk mengikuti tes pendadaran warga tahun 2019. Tes tersebut wajib diikuti sebagai prasyarat untuk bisa mengikuti pengesahan sebelum dikukuhkan menjadi warga PSHT.

Tes pendadaran bagi calon warga baru itu digelar serentak di Minggu (4/8/2019) di tiga titik. Ketua koordinator pelaksanaan tes pendadaran PSHT Cabang Sragen, Suhardi Assidiq mengatakan tes pendadaran tahun ini diikuti 1.998 peserta.

Tes dibagi dalam tiga wilayah yakni wilayah timur dipusatkan di Gondang, tengah dipusatkan di Lapangan Mojokerto Kedawung dan wilayah barat di Gemolong.

“Khusus di wilayah tengah ini ada 773 peserta yang mengikuti tes pendadaran. Hari ini tes pendadarannya serentak digelar di tiga wilayah tersebut,” paparnya ditemui di sela memantau pelaksanaan tes pendadaran di Lapangan Mojokerto.

Ia menguraikan tes itu digelar sebagai syarat untuk mengikuti pengesahan  menjadi pendekar warga PSHT Cabang Sragen. Pengesahan sendiri dijadwalkan digelar bulan Sura atau Muharam mendatang.

Tes tersebut digelar untuk membekali dan membentuk calon-calon pendekar yang tangguh dan santun sesuai dengan tujuan PSHT yaitu mendidik manusia berbudi luhur, tahu benar dan salah serta beriman.

Baca Juga :  Kasus Pacaran Kebablasan 2 Siswa SMA dan SMK di Sukodono Sragen. Kapolres Ungkap Ada Panggilan Mesra Hingga Rayuan Untuk Buat Anak

“Juga punya jiwa ikut memayu hayuning bawana. PSHT ini juga ikut andil membantu pemerintah mendidik manusia seutuhnya,” terangnya.

Suhardi juga menekankan dalam PSHT, calon warga juga dididik memiliki jiwa patriotisme dan mencintai tanah air. Sehingga ia menggaransi warga PSHT selalu berkomitmen menjaga persatuan bangsa, menolak berita hoax, faham radikalisme, narkoba dan siap mengawal keutuhan NKRI.

“Satu hal lagi, bahwa meski PSHT saat ini tengah mengalami dinamika di internal organisasi, ternyata tidak mempengaruhi eksistensi PSHT. Buktinya justru perkembangan semakin pesat dan antusias warga untuk ikut semakin tinggi,” tukasnya.

Ditambahkan, PSHT yang menggelar tes pendadaran ini dibawah Ketua Umum Muhammad Taufik dan naungan majelis luhur RB Wiyono dan Ketua Cabang Surtono.

Foto/Wardoyo

Sementara, Ketua PSHT Ranting Karangmalang, Lilik Suherman mengatakan total ada 773 peserta yang ambil bagian di tes pendadaran wilayah tengah.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut Mobil Dinas Pemkab Sragen Gasak 2 Motor di Nglorog. Satu Korban Tewas, Satu Patah Kaki 

Mereka terdiri dari Karangmalang 488 peserta, Kedawung 185 peserta, Sukodono 28 peserta dan Sragen Kota 71 peserta. Khusus Karangmalang, ia mengakui animo masyarakat sangat tinggi untuk bergabung di PSHT yang dibuktikan dengan jumlah calon warga menembus hampir 500 orang.

“Kami memang menekankan untuk mengembalikan PSHT ke jalurnya yakni sebagai organisasi yang tidak berpolitik, mendidik pendekar dengan budi pekerti luhur dan berjiwa sosial. Selama ini kami juga mendorong untuk aktif melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan seperti donor darah, bantuan air bersih kepada yang membutuhkan. Harapannya agar keberadaan PSHT bisa memberi kontribusi positif dan bermanfaat bagi masyarakat,” tandasnya. Wardoyo

Loading...