JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Akademia

116 Mahasiswa Luar Ikuti Temu Budaya Malibu di UMS

Koreografi dari sekitar 8.000 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di lapangan Kampus 2, Selasa (14/8/2018).
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Koreografi dari sekitar 8.000 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di lapangan Kampus 2, Selasa (14/8/2018).

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak 116 mahasiswa baik dari luar negeri dan sembilan provinsi lain di Indonesia akan mengikuti kegiatan Temu Budaya dan Galla Dinner MALIBU (Mahasiswa Lintas Budaya), Kamis (15/8/2019) malam di Gedung Siti Walidah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Para mahasiswa tersebut selanjutnya mengikuyi program mengajar di sekolah-sekolah di Kota Solo selama satu bulan.

Dekan FKIP UMS, Prof Harun Prayitno mengungkaokan, para peserta berasal dari Filipina, Malaysia, Thailand dan sembilan provinsi di Indonesia. Kegiatan Temu Budaya Malibu tersebut digelar untuk mengenalkan keberbagaian kekayaan budaya.

Baca Juga :  KKN Kreatif di Masa Pandemi, Mahasiswi UNS asal Sragen Ini Gencarkan Sosialisasi, Baksos Hingga Pasang MMT Cegah Covid di Kampung Sendiri. Tokoh Masyarakat Pun Sampaikan Apresiasi

“Supaya mereka memahami bahwa perbedaan harus dijadikan sebagai perekat. Dan supaya mereka mengenal kekayaan budaya Indonesia. Mereka didampingi pendamping baik dari negara asal mereka dan dari sini,” tuturnya, Rabu (14/8/2019).

Prof Harun melanjutkan, usai mengikuti temu budaya dan gala dinner, lara mahasiswa peserta Malibu aman terjun ke sekolah-sekolah jenjang sekolah dasar fan sekolah menengah untuk mengajar selama satu bulan ke depan.

Baca Juga :  UNS Kembali Kukuhkan Dua Guru Besar Baru Secara Daring

“Setelah ini mereka akan terjun ke sekolah-sekolah negeri dan tidak berbasic Muhammadiyah. Mereka terjun juga untuk membantu membranding sekolah tersebut bahwa mereka merupakan sekolah yang memiliki kekhasanahan kekayaan budaya. Nanti mereka mengajat sesuai kompetensi mereka seperti Matematika, Akuntansi dan lainnya,” tukasnya. Triawati PP