JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

4 Pekerja Kesetrum Listrik di Perum Puri Satya Salatiga, 1 Tewas Mengenaskan. Kapolres Sebut Kejadian Luar Biasa

Foto/Polda Jateng

mdl
Foto/Polda Jateng

SALATIGA, JOGLOSEMARNEWS.COM Insiden tragis menimpa seorang pekerja yang tewas tersengat kabel berarus listrik tegangan tinggi di Perum Puri Satya Kemiri, RT 01/RW 11 Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo  Senin (05/08/2019).

Mendapati laporan kejadian ini, Kapolsek Sidorejo AKP Harjan Widodo segera menuju TKP bersama anggota untuk memastikan kejadian.

Sampai di lokasi segera Kapolsek memerintahkan anggota untuk mengamankan TKP dengan memasang Garis Polisi sehingga tidak merusak TKP.

Di lokasi, petugas  mendapati seorang yang sudah meninggal berada di saluran air.

Baca Juga :  Jatuh dari Pohon Kelapa, Darto Ditemukan Langsung Tak Bernyawa. Kepalanya Penuh Luka Bersimbah Darah

Satu pekerja tewas dan tiga lainnya mengalami luka. Korban tewas bernama Boni Satrio Wibowo warga Magelang.

Beberapa pekerja lainya yang sudah di kirim ke RSU Salatiga antara lain Sri Waluyo warga Magelang, Rebo Ahmad Bahrudin warga Magelang dan M Imanudin Warga Sidomukti Salatiga.

Sopir crane yang masih berada di lokasi dengan segera diamankan untuk dimintai keterangan mengenai asal muasal kejadian.

“Kami sudah memerintahkan agar pekerjaan proyek pembuatan saluran air dihentikan sementara untuk kepentingan penyelidikan,” tegas Kapolsek dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Hati-hati Bakar Pakaian Bekas. Gara-gara Bakar Pakaian Bekasnya, Sutarman Nyaris Kehilangan Rumah. Kok Bisa, Ini Ceritanya!

Siswono sopir Crane mengatakan, sebetulnya sudah mengikuti arahan dari teman. Namun crane seperti terseret kearah kabel yang beraliran listrik tegangan tinggi.

“Kemudian korban yang berada dibawah dan tiga teman lainnya tersengat arus listrik,” ucapnya.

Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono yang ditemui di tempat terpisah menyampaikan, akan melakukan investigasi mengenai kejadian ini. Apakah prosedur keselamatan dalam bekerja sudah betul di laksanakan atau belum.

“Ini adalah kejadian luar biasa karena sampai menimbulkan korban jiwa,” paparnya. JSnews