JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Gara-gara Ulah Sejumlah Bocah Main di Kandang, Bikin Warga Gemolong Panik dan Berhamburan 

Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kebakaran hebat melanda kandang berisi tumpukan jerami terjadi di Dukuh Bogorame, Desa Purowrejo, Kecamatan Gemolong, Sragen. Warga sempat berhamburan dan panik karena posisi kandang berada tak jauh dari permukiman.

Kapolres Sragen Polda Jawa Tengah AKBP Yimmy Kurniawan dalam keterangannya melalui Kapolsek Gemolong AKP I Ketut Putra mengatakan kebakaran kandang milik warga bernama Ngadimin (50) diduga berasal dari api yang dinyalakan anak anak, saat bermain di sekitar kandang. Jumat (02/07/2019).

“Kemungkinan api di sulut oleh anak- anak saat bermain pagi sebelum kejadian. saat mereka selesai bermain, api tak sempat padam betul, sehingga merembet ke kandang yang berisi tumpukan jerami,“ ujarnya.

Baca Juga :  Disambut Tepuk Tangan, Bupati Sragen Sampaikan Batalkan Rencana Perobohan dan Pembongkaran Semua Tugu Perguruan Silat. Kapolres Tekankan Semua Jaga Kamtibmas

Kandang berisi jerami terbakar diduga akibat dari sisa pembakaran yang di sulut oleh anak-anak saat bermain. Ngadimin mengatakan, sebelum kejadian, ia sempat melihat anak anak bermain di sekitar kandang.

Namun ia tak menduga, kalau anak anak bakal menyalakan api, dan menyulut tumpukan jerami yang berada di kandangnya.

Baca Juga :  Update Corona Sragen 6 Juli, 21 Orang PDP Meninggal Dunia. Tinggal 9 Pasien Positif Dirawat, 40 Sembuh, Total Sudah 25 Warga Meninggal

Ngadimin baru tersadar bila kandangnya telah terbakar pada pukul 13.45 wib. Melihat kobaran api yang sudah membesar, ia kemudian spontan menyuruh istrinya menghubungi kepolisian, untuk meminta bantuan pemadam kebakaran.

“Kekhawatiran warga, karena posisi kandang tersebut berada tak jauh dari permukiman penduduk, sedangkan api sempat membesar, dan baru padam setelah kita mengundang mobil pemadam kebakaran. Meski sempat menghebohkan warga, namun api segera dapat padam dan tidak sampai menimbulkan korban,“ tambah Kapolsek. Wardoyo