JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Geger Pemuda di Pati Ditemukan Tewas Dengan Leher Terikat di Blandar Rumah

Foto/Humas Polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas Polda

PATI, JOGLOSEMARNEWS.COM Seorang lelaki berusia 38 tahun, Berinisial SK, warga Desa Pangguroyom Rt. 01 RW. 01, Wedarijaksa, Pati membuat geger warga. Pasalnya pemuda itu ditemukan tak bernyawa secara mengenaskan.

Korban gantung diri di rumahnya tadi pagi pukul 09.00 WIB. Saat ditemukan warga, lehernya terikat di kayu blandar dengan ukuran 8×12 cm dengan kawat kopling panjang 1 M, Diameter 0,2 cm.

Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto melalui Kapolsek Wedarijaksa AKP Teguh Heri Rusianto bahwa saksi pertama yang mengetahui adalah bapak korban yang bernama Pawito (70).

Baca Juga :  Buruh Terdampak Covid-19 Dapat Pelatihan Wirausaha dari Kapolda Jateng

“Saudara Pawito yang tidak lain adalah orang tua korban pulang dari mencari rumput. Kemudian mencari keberadaan putranya karena tak kelihatan. Namun ternyata saat lampu dinyalakan anaknya sudah gantung diri di kayu blandar terikat kawat kopling sepeda motor dalam keadaan sudah meninggal,” kata AKP Teguh dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Kemudian dirinya berteriak minta tolong tetangga dan memberitahu kepada Perangkat desa dan perangkat desa melaporkan kejadian ke Polsek Wedarijaksa.

Baca Juga :  4 Orang dalam 1 Keluarga di Magelang Positif Terjangkit Covid-19

Dari hasil investigasi pihak kepolisian, korban diketahui mempunyai riwayat gangguan jiwa selama 10 tahun. Bahkan sebelumnya pernah menjalani pengobatan di RSJ Semarang dan selama ini sudah mendapat perawatan dari puskesmas Wedarijaksa I.

“Pihak keluarga telah membuat surat pernyataan yang isinya menyatakan menerima bahwa kejadian tersebut di karenakan murni gantung diri, dan tidak akan menuntut secara hukum,” pungkasnya. JSnews