loading...
Loading...
Ilustrasi pendaki gunung. Tribunnews

BANDUNG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Peringatan HUT RI ke-74 tinggal beberapa hari lagi. Hari Kemerdekaan RI yang diperingatin setiap 17 Agustus ini seringkali dilakukan oleh sejumlah orang di puncak gunung.

Oleh karena itu menjelang hari kemerdekaan, jalur-jalur pendakian akan ramai oleh para pendaki.

Namun demikian di tahun ini para pendaki gunung harus meningkatkan kewaspadaannya karena beberapa gunung berada di level II atau waspada.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kasbani mengatakan bahwa ada 22 gunung yang statusnya sedang berada di atas normal.

“Ada empat (gunung) yang siaga, 18 berada di level waspada, lainnya normal dan masing-masing memiliki radius jarak aman,” kata Kasbani saat ditemui di gedung PVMBG, Jalan Diponegoro, Bandung, Jumat (9/8/2019).

Dengan demikian, pihaknya pun mengimbau kepada para pendaki untuk waspada dan mengikuti arahan BPBD maupun Pemda setempat terkait kondisi terkini gunung yang akan didaki.

Selain itu pula mematuhi rekomendasi yang dikeluarkan PVMBG mengenai status kewaspadaan maupun jarak aman gunung.

Baca Juga :  Ical Mengaku Sedih Kubu Airlangga dan Bamsoet Belum Bersatu

Gunung yang kini berstatus waspada antara lain Gunung Slamet, Tangkubanparahu, Marapi, Bromo, Rinjani, Kerinci dan Semeru.

Sementara empat gunung lainnya yang memiliki level III atau Siaga yakni Gunung Agung, Soputan, Karangetan dan Sinabung.

“Rekomendasi sudah ada, Gunung Marapi radius amannya tiga (dari puncak kawah) kilometer jangan dimasuki, Sinabung (jarak amannya) tiga kilometer di tambah sektoral ke arah tenggara dan selatan sekitar lima kilometer, Gunung Agung empat kilometer,” ucap dia.

Ditambah lagi dengan Gunung Semeru memiliki radius aman berjarak satu kilometer dan berjarak empat kilometer di sektor tenggara dari kawah aktif.

Gunung Bromo memiliki jarak aman untuk pendaki sekitar satu kilometer, Gunung Slamet sekitar dua kilometer dan Tangkubanparahu berjarak 1.5 kilometer.

Kasbani menyebut setiap gunung yang sedang memiliki aktivitas vulkanologi memiliki radius amannya masing-masing.

Baca Juga :  Jika Terpilih, Bamsoet Hendak Ikuti Jejak Akbar Tandjung dan Ical

“Demikian juga gunung-gunung yang normal, banyak ya. Silakan merayakan (kemerdekaan di gunung) tapi jangan melewati radius itu,” ujarnya.

Rekomendasi itu pun bukan hanya sekedar aturan, Kasbani menjelaskan bahwa radius aman tersebut untuk mengantisipasi beberapa hal tehadap aktivitas gunung.

Seperti halnya lontaran saat erupsi, serta gas beracun yang keluar dari kawah, yang bisa terjadi kapan saja tanpa terprediksi.

“Jangan sampai tidur disekitar kawah karena ada potensi gas yang keluar sewaktu-waktu, apalagi saat malam hari dan saat mendung, maka sebaiknya menjauhi kawah,” katanya.

www.tribunnews.com

Loading...