JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Jelang Pilkades, Polres Sragen Mendadak Kebanjiran Laporan Dugaan Penyimpangan Dana Desa. Darimana Saja? 

Ilustrasi Dana Desa
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi Dana Desa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM  Tensi menjelang Pilkades serentak, Polres Sragen kebanjiran laporan soal dugaan penyimpangan dana desa. Laporan itu datang dari banyak desa.

Fenomena laporan itu diungkapkan oleh Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan. Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , ia mengatakan belakangan banyak menerima aduan dan laporan terkait dugaan penyimpanyan APBDes dan dana desa.

“Banyak laporan yang masuk soal penyimpangan dana desa,” paparnya ditemui di DPRD kemarin.

Baca Juga :  Mayat Pria Telanjang Dada Ditemukan Tergeletak di Pos Ronda Sragen Kota. Di Dekatnya Ditemukan Obat Cina Tawon Liar

Kapolres menguraikan laporan itu memang diterima. Akan tetapi mengingat momennya datang mendekati Pilkades.

Menurutnya, demi menjaga kondusivitas dan situasi, laporan akan ditindaklanjuti setelah Pilkades selesai. Hal itu juga dilakukan untuk menghindari adanya indikasi hanya untuk menggangu mekanisme Pilkades atau menjatuhkan lawan tertentu di Pilkades.

“Arah-arahnya untuk itu. Makanya kita tetap terima laporan itu. Tapi nanti tindaklanjutnya setelah Pilkades,” terangnya.

Kapolres khawatir jika ditindaklanjuti saat ini, maka bisa berpotensi mengganggu mekanisme Pilkades. Meski demikian, semua aduan maupun laporan itu tetap akan ditampung dan nantinya juga ditindaklanjuti dengan penyelidikan.

Baca Juga :  Update Corona Sragen 13 Juli, 51 Kasus Positif, 22 PDP Meninggal Dunia, 1 PDP Dirujuk. Tinggal 9 Pasien Positif Dirawat, 41 Sembuh, Total 25 Warga Meninggal

“Takutnya memang hanya untuk menggangu mekanisme Pilkades saja. Makanya semua laporan tetap kita tampung, tapi nuwun sewu prosesnya setelah Pilkades,” tandasnya.

Hanya saja, Kapolres tak menyebut laporannya datang darimana saja. Ia hanya menyebut bahwa banyak menerima laporan. Wardoyo