loading...
Loading...
Mina di malam hari yang luar biasa indahnya. Foto/Johan Wahyudi

MEKAH, JOGLOSEMARNEWS.COM  Semalam, sekitar jam 19.00 waktu setempat, rombongan jamaah haji dari Kabupaten Sragen dan Klaten mulai berangkat ke Mina. Rombongan yang tergabung dalam Kloter 8 SOC Solo ini berjumlah 322 orang.

Rombongan berangkat ke Mina mendahului jamaah lainnya karena akan mengikuti sunah tarwiyah. Menurut Abdullah Afandi, Ketua PDM Sragen, ibadah tarwiyah yaitu jenis ibadah dengan ittiba’ nabi atau mengikuti Nabi Muhammad Saw sebagaimana sabda beliau yang berbunyi supaya kamu mengambil dariku manasikmu.

“Waktu itu, Nabi Muhammad mabit (bermalam) di Mina pada tanggal 8 Dzulhijah sebelum berangkat ke Arofah, sholat dhuhur, asar, maghrib, isya, dan shubuh pada waktunya masing masing tidak dijamak. Nah, banyak jamaah haji dari Kabupaten Sragen dan Klaten ingin mengikuti tarwiyah ini. Karena tidak difasilitasi negara, para jamaah harus menanggung biaya secara mandiri,” jelasnya.

Baca Juga :  Misteri Pemicu Tewasnya Pengunjung Kemukus Saat Mesum Dengan Teman Wanitanya di Malam Jumat Keramat. Polisi Ungkap Karena Ini! 
Dari kiri ke kanan : Abdullah Afandi berpose bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sragen KH Sururi (Ketua Majelis Kader) dan KH Dodok Sartono (Sekretaris Umum). Foto/Johan Wahyudi

Seno (76), jamaah haji dari Tangen Kabupaten Sragen, mengisahkan, saat ikut manasik, dia diajak temannya untuk ikut sunah tarwiyah. Ternyata, ibadah sunah tarwiyah sangat menyenangkan meskipun biaya ditanggung sendiri.

“Tarwiyah sangat menyenangkan. Meskipun berangkat lebih awal dan ada biaya tambahan, nggak masalah,” tutur Mbah Seno sambil tertawa gembira.

Baca Juga :  Kemenag Sragen Sebut Pencurian Puluhan Buku Nikah di KUA Ngrampal Sebagai Kejadian Luar Biasa. Buku Nikah 14 Pengantin Baru Secepatnya Bakal Diganti! 

Mayoritas jemaah mengaku takjub melihat pemandangan luar biasa di Mina. (*/Laporan Johan Wahyudi dari Mekah)

Loading...