JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Kantor Mapolsek Sluke Hancur Digasak Truk Trailer. Begini Kronologinya

Foto/Humas Polda

Kantor Mapolsek Sluke Disruduk Truck Tlailer
Foto/Humas Polda

REMBANG, JOGLOSEMARNEWS.COM Sebuah truck tlailer Senin sore (29/7/2019) mengalami kecelakaan tunggal di jalan pantura Rembang turut Desa Jatisari Kecamatan Sluke, Rembang Jawa Tengah, sekitar pukul 15.35 waktu setempat.

Truck bersumbu besar itu semula berjalan dari barat, tiba-tiba oleng ke kiri dan menabrak pagar halaman kantor Mapolsek Sluke, hingga hancur.

Pengemudi truck tlailer dengan nomor polisi B-9634-UIX, bernama Totong Wartama (39) warga Kampung Sukapura, RT 06 RW 05 Kecamatan Sukapura, Kabupaten Jakarta Utara.

Tidak ada korban jiwa maupun luka karena saat kejadian ini disekitar TKP sedang dalam keadaan sepi. Namun pagar halaman depan kantor Polsek rusak karena ditabrak truck tanpa muatan itu.

Baca Juga :  Kapolda Jateng Launching Program Orang Tua Asuh Mahasiswa dan Pelajar asal Papua. Orangtuanya Diminta Tak Usah Khawatir Mikirin Anaknya di Jawa Tengah!

Kasat Lantas Polres Rembang AKP Roy Irawan melalui Kanit Laka Ipda Riyan Mitha Pangesti mengatakan, pengemudi mengaku menghindari pengemudi sepeda motor yang rem mendadak sesampainya di depan kantor Polsek Sluke . Sehingga, sopir tersebut memilih banting setir ke kiri dan menabrak pagar.

“Dugaan sementara pengemudi oleh mas, gak bisa menguasai laju kenjadaan saat menghindari pengendara sepeda motor yang ngerem mendadak,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Rembang dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Breaking News: Kecelakaan Maut Malam Jumat di Tunjungan Sragen, Pemotor Wanita Tewas Mengenaskan Terlindas Truk Tronton. Korban Bernama Gasmi dari Kaliwedi

Agar tidak mengganggu proses pelayanan kepolisian, truck tersebut dilakukan evakuasi Senin malam. Proses pengangkatan truck melibatkan truck derek milik Kompi senapan C Alugoro Pati di bantu dengan truck tronton yang melintas.

Proses evakuasi sempat membuat arus lalu lintas di sekitar Mapolsek tersendat sejenak. Proses evakluasi berjalan selama dua jam. Sejak pukul 21.00 WIB sampai dengan pukul 23.00 WIB. Setelah proses evakuasi rampung arus lalu lintas kembali lancar. JSnews