JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kecelakaan Terbaru Sragen, Siswi Asal Sambirejo Hilang Kendali dan Gasak Nenek-nenek Hingga Patah

Ilustrasi evakuasi korban kecelakaan. Foto/Wardoyo

IMG 20190604 WA0087 768x576
Ilustrasi evakuasi korban kecelakaan. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kecelakaan yang melibatkan anak di bawah umur dan pelajar terus terjadi di Sragen. Kali ini, seorang siswi sekolah menengah yang masih di bawah umur, menggasak nenek-nenek hingga patah.

Data yang dihimpun di Mapolres Sragen Sabtu (17/8/2019), kecelakaan itu terjadi dua hari lalu di Jalan Sambirejo-Sragen sekitar pukul 05.00 WIB.

Laporan yang masuk ke Polres, kecelakaan melibatkan Meilana Ayu Margareta (16) warga Dukuh Bakung RT 3, Sambirejo, Sragen. Ia mengendarai sepeda motor Honda Vario AD 4291 BHE.

Baca Juga :  Parah, Hari Pertama Puasa Lapas Sragen Digerebek Polisi. Ditemukan Botol Bekas Deodoran Isi 6 Paket Sabu, Nih Penampakannya!

Sementara yang ditabrak adalah Sadiyem (75) warga Srimulyo RT 25, Desa Srimulyo, Gondang, Sragen.

Menurut keterangan saksi mata saat olah TKP, kecelakaan bermula ketika pelajar putri itu melaju dari arah Sambirejo menuju ke utara. Sedang korban berada di timur jalan dan hendak menyeberang ke barat.

Sesampai di lokasi kejadian, karena jarak sangat dekat, motor gagal menghindar. Pelajar itu gagal menghentikan laju motor sehingga motor tanpa ampun menabrak nenek Sadiyem.

Benturan keras membuat korban terjatuh dan kakinya tertabrak motor. Akibat kejadian itu, nenek malang itu mengalami patah kaki terbuka sedangkan pelajar yang menabrak tidak mengalami luka.

Baca Juga :  Kumat Lagi, Napi Lapas Sragen Digerebek Simpan 6 Paket Sabu. Digerebek Kasat Narkoba, Paket Sabu Dibungkus Dalam Botol Bekas Deodoran

Korban kemudian dievakuasi dan dirujuk ke RS Karima Utama Sukoharjo. Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Agus Jumadi membenarkan laporan kecelakaan itu. Menurutnya kasus itu sudah ditangani oleh penyidik.

Ia kembali mengimbau agar orangtua lebih mengawasi putra putrinya yang masih di bawah umur dengan tidak membiarkan mengendarai kendaraan bermotor. Wardoyo