JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Milad ke-20, SDIT Nur Hidayah Gelar Bakti Sosial

Joglosemarnews/A Setiawan
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Joglosemarnews/A Setiawan

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Memperingati Milad ke-20, SDIT Nur Hidayah menggelar Bhakti sosial dan pengajian umum di aula sekolah setempat, Selasa (12/8/2019).

Dalam acara tersebut, pihak sekolah mengundang warga setempat di antaranya warga RW XI, XIII dan Kepala Kelurahan Kerten.

Kepala SDIT Nur Hidayah Surakarta, Waskito, S.Pd dalam sambutannya mengaku sangat bersyukur di mana SDIT Nur Hidayah mampu eksis dan beroperasi hingga20 tahun.

“Selama itu pula, kita sudah mewarnai kebaikan dalam bidang pendidikan,” ujarnya.

Joglosemarnews/A Setiawan

Ia berharap, beberapa prestasi yang diperoleh sekokah, baik di tingkat nasional, provinsi, maupun kota ikut mengharumkan nama baik Kelurahan Kerten maupun Kota Surakarta.

Baca Juga :  Stadion Manahan Kembali Dibuka, Protokol Kesehatan Ketat Dijalankan, Anak-anak Dilarang Masuk

“Preatasi ini tidak datang dengan sendirinya. Tapi prestasi ini berkat doa dan dukungan dari semua pihak,” ujarnya.

Waskitk mengatakan, keberadaan SDIT Nur Hidayah selama ini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar.

Tidak hanya pada momen Milad saja, tetapi saat pembagian zakat fitri maupun daging kurban selalu menghadirkan warga.

Sementara itu Luah kerten, Farida SE dalam sambutannya mengatakan, SDIT Nur Hidayah juga aktif di kegiatan kelurahan, seperti Grebeg Solo Kerti, Lomba Cerdas Cermat, dan lainnya.

Baca Juga :  LPK PPSDM Gelar Training Online APU PPT

“Tentu sinergi seperti ini perlu dipertahankan dan ditingkatkan terus,” ujar Lurah Kerten, Farida, SE.

Sementara itu, dalam tausyiahnya, ustadz Saifuddin Zuhri berpesan untuk selalu berbahagia dan bersyukur memiliki tetangga yang baik.

“Tetangga yang baik akan memberikan kebaikan kepada sekitarnya, demikian pula sebaliknya. Oleh karenanya, jika tetangga kita mendapatkan karunia nikmat berupa prestasi dan lainnya, maka kita harus SMS, Senang Melihat Senang. Bukan senang melihat tetangga susah. Itu tandanya ada penyakit hati. Semoga kita semua dihindarkan dari sifat iri dengki,” imbuhnya. A Setiawan