JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Mobil Mendadak Mogok, Bapak Anak Langsung Didatangi Perampok Bertopeng. Pelaku Kalungkan Celurit, Sikat Uang Jutaan dan HP 

Foto/Humas Polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas Polda

GROBOGAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Nasib siap menimpa bapak anak  asal Desa Pranten, Kecamatan Gubug. Pulang membeli solar di SPBU, keduanya justru menjadi korban perampokan di jalan.

Salah satu perampok bertopeng itu kemudian terdeteksi bernama Fendi Tirta Wibisono (21), warga Kecamatan Tegowanu, Grobogan. Pelaku berhasil diamankan polisi sekitar pukul 09.00 WIB.

Kapolsek Gubug AKP Sunaryo saat konferensi pers Selasa (13/8/2019) mengungkapkan, peristiwa perampokan tersebut terjadi pada Sabtu (22/6/2019) lalu. Saat itu, korban yang bernama Reza Mahendra (19) sedang membeli solar di salah satu SPBU Kecamatan Gubug bersama ayahnya.

Baca Juga :  Didesak Serikat Buruh, Hendi Beberkan Tiga Perusahaan di Semarang Jadi Klaster Penularan Covid-19

Dalam perjalanan pulang usai membeli BBM, mobil yang digunakan mogok ditengah jalan dan dititipkan dititipkan di gudang beras dekat SPBU tersebut. Mereka berdua kemudian berjalan kaki menuju rumahnya di Desa Cangkring, Kecamatan Tegowanu.

Dalam perjalanan pulang tersebut, keduanya dihadang oleh dua orang tidak dikenal yang menggunakan penutup muka.

Salah satu pelaku berperawakan gemuk dan satunya lagi badannya kurus.

Pelaku semat mengancam korban menggunakan celurit dan merampas barang milik korban.

Setelah berhasil merampas tas berisi ponsel merek Oppo A37F dan uang sebesar Rp 3,1 juta, pelaku langsung kabur ke arah Gubug (timur) menggunakan motor matik warna putih. Keduanya kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Gubug.

Baca Juga :  Hendi Gratiskan 40 Sekolah Swasta di Semarang, Ini Daftarnya

Sunaryo menjelaskan, pengungkapan kasus itu bermula saat ada informasi terkait adanya transaksi jual beli ponsel milik korban.

Ponsel dibeli oleh warga Gubug. Pada polisi, pembeli ponsel menjelaskan ciri-ciri penjual ponsel yang mirip dengan salah satu pelaku curas.

“Setelah ditelusuri, akhirnya kita berhasil mengamankan salah satu pelaku curas tersebut. Saat kita periksa, pelaku mengakui perbuatan curas itu dilakukan bersama temannya. Untuk satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran,” katanya dilansir Tribratanews Polda Jateng. JSnews