loading...
Loading...
Ilustrasi kondisi pikap yang hancur digasak kereta api dalam kecelakaan maut di perlintasan tanpa palang Dukuh Dempul, Gemolong, Sragen, Senin (7/5/2018) siang. Foto/Istimewa

CILACAP, JOGLOSEMARNEWS.COM Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api Kesugihan. Kereta Api Pasundan jurusan Surabaya – Kiara condong menabrak pengendara motor dan mengakibatkan korban meninggal dunia di perlintasan Dukuh Planjan Rt. 01/07, Kecamatan Kesugihan,  Kabupaten Cilacap.

Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto melalui Kapolsek Kesugihan AKP Gunung Kamis (1/8/2019) mengatakan bahwa korban dalam kejadian tersebut bernama Feli Dwi Ariyanto (36) seorang sales minuman kemasan coca cola warga jalan Kampus RT 02/07, Kelurahan Grendeng, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas.

Lebih lanjut Kapolsek mejelaskan bahwa kejadian bermula Pada hari Rabu tanggal 31 Juli 2019 sekira pukul 17.30 WIB akan melintas kereta api Kereta Api Pasundan jurusan Surabaya – Kiara condong diperlintasan Kereta Api tanpa palang pintu.

Baca Juga :  Ringsek, Begini Penampakan Mobil Dinas Pemkab dan Dua Motor Dalam Kecelakaan Maut di Nglorog Sragen

Saat itu para pengguna jalan lain yang akan melintas direl kereta api berhenti.  Namun korban yang juga akan melintasi rel kereta api tetap menyebrang melewati perlintasan rel dan tertabrak oleh Kereta Api Pasundan jurusan Surabaya – Kiaracondong dengan no. Loko. 179 B.

Korban langsung tersambar dan tewas mengenaskan. Ia kemudian meninggal dunia dalam perjalanan ke Klinik Az zahro – Kesugihan.

“Di duga korban dalam kondisi lelah terburu-buru dan menerobos rel kereta api namun sampai di tengah rel ban sepeda motor korban terpeleset sehingga terjatuh dan tertabrak kereta api” pungkas Kapolsek dilansir Tribratanews Polda Jateng. JSnews

Baca Juga :  15.000 Warga Jateng Bakal Meriahkan Hari Anti Korupsi Sedunia. Ada Sayembara Stiker dan Vlog Berhadiah Puluhan Juta Rupiah 

 

Loading...