JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

PDIP SOLO: Siapapun Kader Yang Maju Pilwakot Solo, Harus Sesuai Mekanisme Partai

residen Joko Widodo (Jokowi) bersama putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka melihat sejumlah sepatu yang dipamerkan dalam acara Jakarta Sneakers Day, Senayan City, Jakarta, 3 Maret 2018. Bapak dan anak ini kompak bergaya santai dengan mengenakan kaus. Foto: Tempo.co
loading...
Loading...
residen Joko Widodo (Jokowi) bersama putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka melihat sejumlah sepatu yang dipamerkan dalam acara Jakarta Sneakers Day, Senayan City, Jakarta, 3 Maret 2018. Bapak dan anak ini kompak bergaya santai dengan mengenakan kaus. Foto: Tempo.co

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM– Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) terbuka bagi siapapun kader yang maju di Pemilihan Walikota Surakarta sesuai mekanisne partai. Hal itu diungkapkan Sekretaris DPC PDIP Solo, Teguh Prakosa.

Menurut Teguh, kemunculan nama Gibran maupun kaesang yang merupakan putra Presiden RI Joko Widodo sebagai cawali Pilwakot 2020 melalui survei internal Laboratorium Kebijakan Publik Universitas Slamet Riyadi (Unisri) adalah sah.

“Hasil survei itu sah-sah saja ya. Karena memang dibutuhkan seseorang dengan pemikiran lebih dalam pemerintahan. Solo yang melambungkan nama Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka sebagai cawali di Pilwakot 2020.

Baca Juga :  Siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Diajak Memilah Sampah dan Olah Sampah Organik Jadi Pupuk Cair

Teguh yang juga menjabat sebagai sekretaris DPC PDIP Solo itu menilai hasil survei yang dilakukan lembaga pendidikan itu sah-sah saja. Dan PDIP terbuka bagi siapapun kader yang maju di Pilwakot Solo melalui mekanisme partai. Temasuk nama-nama hasil survei, PDIP juga terbuka,” paparnya, Kamis (1/8/2019).

Di sisi lain, Teguh yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Surakarta tersebut menilai bahwa Unisri memiliki strategi sendiri dalam memunculkan nama-nama hasil survei ke publik. Termasuk memunculkan kedua anak Presiden Jokowi.

Baca Juga :  Paguyuban Warga Solo ini Keberatan dengan Pencalonan Gibran, Apa Sebab?

“Hasil ini lebih pada selera bagaimana respons masyarakat ketika ada nama lalu dilakuka survei sebagai cawali,” tukasnya. Triawati PP

Loading...