loading...
Loading...
Dok SMPN 8 Solo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Guru, karyawan dan peserta didik SMPN 8 Solo mengikuti upacara peringatan Hari Pramuka ke-58, Rabu (14/8/2019).

Bertindak selaku pembina upacara, Radi Yatmoko, S.PAK, upacara brlangsung dengan khidmat. Upacara tersebut tergolong sebagai upacara khusus.

Berbeda dengan upacara rutin setiap hari Senin, kali itu upacara menggunakan atribut bendera yang lebih komplet, baik bendera merah putih maupun bendera dan atribut kepramukaan seperti tunas kelapa dan lain-lain.

Dalam rilisnya ke Joglosemarnews, Waka Humas SMPN 8 Solo, Sri Suprapti menjelaskan, cara petugas upacara melakukan tugas juga berbeda dengan upacara rutin setiap hari Senin.

Baca Juga :  NANINA#11, Media Unjuk Kreasi Seni Mahasiswa ISI

Petugas yang biasanya sendirian membaca Pembukaan UUD 1945, hari itu didampingi dua pembaca Dasa Dharma dan Tri Satya.

“Para petugas upacara adalah Dewan Galang (DG) dan Peleton Inti (Tonti),” ujarnya.

Ia memgatakan, Dasa Dharma Pramuka adalah sepuluh sikap yang harus dimiliki oleh seorang anggota Pramuka.

Radi Yatmoko dalam sambutannya mengatakan, pendidikan karakter kepada peserta didik dapat dilakukan melalui Dasa Dharma Pramuka.

Untuk itu, jelas Radi, Pramuka dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Pramuka dapat melatih masyarakat untuk memiliki karakter moral sesuai dengan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

Baca Juga :  Kebijakan Nadiem Makarim Beri Angin Segar Bagi Perguruan Tinggi

“Karakter moral yang ditanamkan melalui dasa dharma dapat menjadi ciri khas bangsa Indonesia,” ujarnya. suhamdani

Loading...