loading...
Foto/Humas

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Sebanyak 72 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas (STIKes 17) Karanganyar mengikuti prosesi wisuda dan angkat sumpah ke 21, Selasa (27/8/2019).

Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Karanganyar meminta para mahasiswa yang telah diwisuda dapat membekali ilmunya dengan melek teknologi dan semangat kuat menghadapi persaingan kerja.

Kegiatan wisuda dilaksanakan di Graha Saba Buana dihadiri seluruh Senat STIKes 17, Wakil Bupati Karanganyar, Ketua Yayasan, Pengurus STIKes 17 dan segenap orang tua wisudawan/wati STIKes 17.

Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto dalam sambutanya mengatakan keberadaan STIKes 17 di Karanganyar menjadi bukti daya saing dalam pendidikan.

Baca Juga :  Kabar Baik, Karanganyar Segera Berlakukan New Normal. Bupati Sebut Perekonomian dan Sekolah Bakal Mulai Normal, Tapi Ingatkan Pandemi Covid-19 Belum Berakhir!

Ia berharap momentum wisuda ini harus menjadi titik tolak eksistensi dan kinerja STIKes untuk mencetak kader-kader kedepan yang berkualitas.

“Aplikasikan ilmu yang didapat dan dibekali dengan melek teknologi. Karena dunia persaingan kerja sangat ketat”, pesanya.

Sementara Ketua Yayasan STIKes 17 Karanganyar, Dr. Tatik Suryo dalam sambutanya mengatakan para alumni harus mampu menerapkan ilmunya di bidang kesehatan untuk membantu masyarakat.

Pihaknya akan terus meningkatkan kualitas para mahasiswa dengan sarana infrastruktur pendukung terutama di bidang keperawatan dan farmasi.

Baca Juga :  Resmi Sembuh dari Covid-19, Pasutri Tenaga Medis Pengantin Baru Asal Gondangrejo Karanganyar Akhirnya Bisa Lebaran di Rumah

“Persaingan di tengah global penuh dengan resiko. Para alumni STIKes 17 harus memiliki daya saing,” katanya.

Ditambahkanya untuk peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia pihak STIKes 17 akan menyiapkan infrastruktur seperti laboraturium, asrama mahasiswa hingga pemberian beasiswa. Diharapkan dengan sarana pendukung ini mampu menciptakan mahasiswa berprestasi.

“Kualitas kampus akan terus kita tingkatkan. Sehingga nantinya lahir tenaga-tenaga medis yang memiliki daya saing,” pungkasnya. Wardoyo