loading...
Loading...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi Pondok Pesantren Al Anwar, Rembang, Jawa Tengah di Rembang, Jawa Tengah, Jumat (1/2/2019). Dalam kesempatan ini, Jokowi menyampaikan beberapa pesan kepada para santri yang disaksikan langsung oleh pengasuh Ponpes Al Anwar KH Maimoen Zubair alias Mbah Moen. Tribunnews/Istimewa

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM  Duka menedalam dirasakan warga Nahdlatul Ulama (NU) Karanganyar, atas wafatnya KH Maimoen Zubair saat menjalankan ibadah haji di tanah suci Mekkah, Selasa (06/08/2019) pagi waktu Arab Saudi.

Namun ada cerita dari Ketua PC NU Karanganyar, KH Khuzaini Hasan soal Mbah Moen. Belum lama ini, ia sempat sowan dengan Mbah Moen dan sempat bercerita soal meninggalnya kerabat Mbah Moen mulai dari kakek kelima yang semuanya meninggal di hari Selasa.

Khuzaini Hasan menguraikan sebelum berangkat ke tanah suci Mekkah untuk melaksanakan ibadah haji, KH Maimoen Zubair dalam kondisi sehat.

“Sebelum berangkat ke tanah suci Mekkah, beliau sehat. Bahkan belum lama ini, saya sempat bertemu dengan beliau. Bahkan beliau juga bercerita, mulai kakek kelima beliau, semuanya meninggal pada hari Selasa,” ungkapnya dihubungi Selasa (6/8/2019).

Baca Juga :  Reaksi Gubernur Ganjar Mobil Dinasnya Kalah Mewah dengan Mobdin Jeep Rubicon Bupati Karanganyar

Terkait wafatnya Mbah Moen, Khuzaini Hasan mengatakan rencananya PC NU Karanganyar akan berangkat ke kediaman KH Maimoen Zubair, tepat 7 hari meninggalnya almarhum pada hari Minggu (11/08/2019).

“ Kami akan ke rumah beliau, bertepatan dengan tujuh hari beliau wafat pada hari Minggu mendatang,” paparnya.

Ia juga menyampaikan rasa duka yang mendalam atas wafatnya salah satu ulama panutan  yang dimiliki oleh  para Nahdliyin tersebut.

Kabar duka tersebut, menurut Khuzaini Hasan, diterimanya Selasa siang, langsung dari Mekkah. Pihaknya akan menggelar shalat ghaib serta zikir dan tahlil di kantor PC NU, Selasa (06/08/2019) malam ini.

Baca Juga :  Siap-siap, Sejumlah Satker di Karanganyar Bakal Dihapus, PNS-nya Bakal Dipindahkan 

“Atas nama warga NU Karanganyar, kami menyampaikan rasa duka yang mendalam atas wafatnya Kyai Maimoen Zubair di tanah suci Mekkah. Beliau adalah Kyai panutan, tidak hanya bagi NU, tetap juga bagi seluruh anak bangsa,” pungkasnya. Wardoyo

Loading...