loading...
Loading...
Ilustras kecelakaan kerja

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Nasib tragis menimpa Triyono (33). Warga Dusun Bangsren RT1/6, Desa Alastuo, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar itu terpaksa harus kehilangan tiga jari kakinya.

Musibah itu dialami saat pria yang berprofesi sebagai buruh pembuat batu bata press itu tengah bekerja membuat batu bata.

Data yang dihimpun, insiden tragis itu terjadi pada Senin (5/8/2019) lalu. Menurut keterangan korban, musibah bermula ketika bapak dua anak itu bekerja menggiling tanah untuk membuat batu bata pres dengan mesin giling.

Baca Juga :  9 Penumpang Tewas, Ada Sopir Asal Karanganyar di Daftar Korban Kecelakaan Maut Bus Rosalia Indah di Lampung 

Saat tengah menggiling tanah, kaki kanannya diinjakkan ke mesin pres untuk menekan tanah kasar. Tak dinyana, kakinya mendadak terperosok dan masuk mesin pengilingan. Seketika ia panik dan berusaha menarik kakinya namun upaya itu gagal.

“Saya tarik sambil rebahan. Setelah saya tengok, telapak kaki mengelupas sampai mata kaki. Yang utuh tinggal jari jempol saja. Jari telunjuk bagian bawah mengelupas dan 3 jari lainnya putus,” ujar Triyono kepada wartawan.

Baca Juga :  7 Penumpang Tewas, Manajemen Bus Rosalia Indah Siapkan Santunan dan Pemulangan Para Korban 

Triyono mengungkapkan saat itu dirinya bekerja bersama lima orang rekannya. Mengetahui kejadian itu, mereka langsung berinisiatif mencari bantuan untuk membawanya ke RSUD Moewardi Solo. Ia sempat dirawat selama lima hari sebelum kemudian diperbolehkan pulang untuk rawat jalan.

Baca Juga :  Tewaskan 9 Nyawa, Sopir Bus Rosalia Indah Maut Akhirnya Ditetapkan Tersangka. Manajemen Klaim Kondisi Bus Laik Jalan 

Ia pulang pada hari Sabtu (10/8/2019). Namun kondisi lukanya belum begitu sembuh. Sebenarnya ia harus menjalani operasi. Akan tetapi karena ketiadaan biaya, mimpi operasi itu masih harus tergantung.

Derita Triyono sontak langsung memantik empati dari netizen. Berbagai pihak menaruh empati. Ia pun berharap upaya operasi untuk mendapat kesembuhan, bisa segera dilakukan. Wardoyo

 

Loading...