JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Upacara HUT RI di Karanganyar, Sekda Ambil Sambutan. “Jangan Ada Lagi Ah Kamu Batak, Kamu Jawa!” 

Foto/Humas
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-74, Pemkab Karanganyar adakan upacara di Halaman Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar, Sabtu(17/8/2019).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Sekretaris Daerah, Sutarno dan sebagai Komandan Upacara, Kabid IKP Dinas Kominfo Karanganyar, Ardiansyah. Upacara diikuti oleh seluruh ASN dilingkungan Pemerintahan Karanganyar.

Amanat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang dibacakan Sekretaris Daerah Karanganyar menyampaikan bahwa Pancasila sebagai dasar Republik Indonesia adalah harga mati. Tidak bisa ditawar dan harus kita tanam sedalam-dalamnya di Bumi Pertiwi.

Pancasila inilah sebagai induk semangnya Negara ini, yang didalamnya bersemayam ajaran-ajaran agama: Hindu, Budha, Islam, Khatolik, Kong Hu Chu dan Kristen.

Baca Juga :  Terhantam Pandemi Covid-19,  Mata Trans Kehilangan Omset Rp 19 Miliar. Masih Bisa Bagikan CSR untuk Masyarakat

Yang didalamnya bersemayam spirit-spirit berasaskan kebudayaan Nusantara. Kalaulah sistem pemerintahannya pernah berubah, toh akhirnya jiwa-jiwa yang telah menyatu dari Sabang sampai Merauke dari Miangas hingga Rote tidak bisa dipisahkan.

Tekad kebersamaan, senasib sepenanggungan inilah yang terus kita emban untuk menghadapi zaman. Sejak dilahirkan Indonesia mendapat berbagai tantangan dan persoalan berat, mulai dari seringnya bencana alam, korupsi, konflik sosial, gerakan separatisme dan radikalisme.

Belum lagi tantangan moderenisasi yang bergerak seiring dentang jam. Jangan lagi ada niatan mengganti ideologi bangsa.

“Jangan lagi ada ungkapan “Ah kamu Batak, ah kamu Irian, ah kamu Jawa.” Jangan lagi ada. Perbincangan kita harus melompat kedepan,” ujar Sekda membaca sambutan.

Baca Juga :  Dapat Restu Jokowi, Pemkab Karanganyar Langsung Kebut Perubahan Anggaran. Anggaran Refokusing Covid-19 Rp 247 Miliar Diperkirakan Hanya Sisa Rp 5-10 Miliar

Gubernur Jawa Tengah juga berpesan bahwa kita ini ciptaan atas satu jalinan sebagai sapu lidi, yang jika lepas ikatannya ambyar kebangsaan kita, ambyar negara kita, ambyar Indonesia Raya.

Sejarah telah mengikat kuat kita, perasaan senasib sepenanggungan telah menyatukan kita, dan Pancasila telah mendasari kita sebagai bangsa dan Negara yang besar. Yakinlah kecemerlangan bangsa ini takkan lama lagi. Indonesia akan berjaya seribu windu lamanya, bahkan lebih. MERDEKA !

Pada kesempatan ini juga diserahkan hadiah berbagai lomba dalam rangka memeriahkan HUT RI Ke-74 yang diikuti Instansi, Badan, Dinas, Kantor dilingkungan Karanganyar. Wardoyo