JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Gudang Senjata Mako Brimob Semarang Terbakar, Tak Ada Korban Jiwa

Gudang senjata Mako Brimob Semarang terbakar / Tribunnews

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Heboh, gudang tempat penyimpanan bahan peledak dan bom-bom militer di Mako Brimob Kota Semarang, Jawa Tengah terbakar, Sabtu (14/9/2019).

Untung saja, insiden tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menjelaskan, gudang tersebut adalah tempat penyimpanan beberapa bahan peledak hasil temuan masyarakat.

Dikatakan, setidaknya ada 30-an barang dan tujuh hingga 10 di antaranya merupakan bom berkapasitas besar.

Adapun kronologinya, ledakan bermula sekitar pukul 07.00 WIB pagi terdengar sebuah ledakan kecil. Tak lama kemudian, disusul sebuah ledakan besar dan beberapa ledakan kecil lainnya.

Warga pun saat itu panik sesegera diimbau untuk mengamankan diri oleh anggota Brimob.

“Jarak (perumahan) warga sekitar 100 meteran. Setelah evakuasi, pukul 8 sudah tidak terdengar ledakan lagi. Kemudian dilakukan penyisiran oleh Kapolsek Banyumanik dan Wakapolrestabes ada warga yang jadi korban tidak. Karena sebagian kaca rumah warga pecah akibat getaran yang ditimbulkan,” tuturnya.

Baca Juga :  Pasien Covid-19 Membeludak, DKI Gandeng 26 RS Swasta

Sekitar  pukul 08.30 WIB, tim pemadam kebakaran Kota Semarang sampai di lokasi.

Setidaknya ada 8 unit mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api. Hingga pukul 12.30 WIB terlihat beberapa petugas pemadam kebakaran berusaha melakukan pendinginan TKP.

Meski tak menimbulkan korban pada warga, Kapolda Jateng memastikan akan membersihkan dan memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan.

“Dari rekaman CCTV yang saya lihat ledakan bukan sabotase. Begitu ledakan pertama, satu orang lari kelihatan di CCTV. Meski begitu, kita pastikan dulu siatuasinya agar aman. Kemudian dilakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab ledakan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Kemitraan Desak Pemerintah Tunda Pelaksanaan Pilkada 2020, Ini 4 Alasannya

 

Adapun secara SOP, gudang penyimpanan bahan peledak hasil temuan masyarakat tersebut berbeda dengan gudang tempat penyimpanan senjata api Brimob.

Namun begitu, pihak Polda akan evaluasi adanya kasus tersebut meski tidak menimbulkan korban dari masyarakat.

“Saya kira separo lebih terbakar. Di sana ada ranjau, granat, amunisi bom kemungkinan teebakar dan meledak. Secara pastinya tunggu perkembangan,” terangnya.

Sementara kondisi di lingkungan Mako Brimob hingga saat ini berangsur kondusif.

Sebagian warga sekitar sudah tampak kembali beraktifitas meski beberapa yang lain dikatakan masih mengungsi di saudaranya.

Sedangkan kondisi sekitar gudang masih steril dengan beberapa petugas pemadam kebakaran tampak di sana.

www.tribunnews.com