loading...
Loading...
Kastil Drakula atau Kastil Bran di Transylvania, Rumania, 9 Oktober 2016. Kastil Drakukla ini diketahui dibangun sejak 1388 yang kini telah diubah menjadi sebuah museum / tempo.co⁸

JAKARTA, Joglosemarnews.com –
Jika di tanah air dunia hantu sempat marak mwnjasi salah satu siaran unggulan di televisi, maka di luar negeri, dunia hantu justru telah dikemas menjadi destinasi wisata.

Seperti apa wujudnya? Salah satu yang dapat disebut adalah salah satu kastil di Transylvania, Rumania dengan nama Count Dracula.

Jika bulu kuduk Anda merinding, maka itulah tanda-tanda Anda sedang berwisata hantu. Menurut situ Women on The Road, wisata hantu memang sedang ngetren.

Penikmatnya adalah mereka yang percaya pada hal-hal supranatural atau tidak.

“Penyelenggara merancangnya sebagai salah satu petualangan, bukan pengalaman spiritual, dan harus dianggap demikian,” ujar Layla petualang dan pendiri Women on The Road.

Menurutnya, bersua dengan makhluk astral adalah sedikit kesenangan dan petualangan.

Itulah mengapa, ribuan wisatawan ingin mendatangi rumah Anne Rice penulis novel Drakula di New Orleans atau tempat pengadilan penyihir di Salem, Massachusetts.

Baca Juga :  Ibu Ini Terkejut Anaknya yang Sudah Dikremasi Berbulan-bulan Ternyata Hidup Lagi

Bahkan ada paket liburan yang laris ke rumah Lizzie Borden yang membantai ayah dan ibu tirinya.

“Ada tiga elemen utama wisata hantu, yakni mencari tempat angker untuk dihantui seperti hotel atau rumah, perusahaan yang menawarkan mengunjungi tempat berhantu, dan perjalanan dengan niat bertemu hantu atau memburu hantu,” ujar Layla.

Lalu destinasi di mana destinasi yang populer dengan wisata hantu? Ternyata Skotlandia, bukan Rumania negeri Count Dracula, apalagi situs KKN di Desa Penari.

Skotlandia bagian utara selama beberapa abad merupakan destinasi paranormal dan wisatawan yang ingin bertemu makhluk astral.

Bahkan, di beberapa kota di Skotlandia Utara masih menjajakan pariwisata ke tempat-tempat paling berhantu.

“Wisatawan berkunjung ke Skotlandia Utara sebenarnya mengunjungi situs-situs yang memiliki sejarah, seperti peninggalan Roma. Namun mereka mencari sensasi terhadap adanya dunia lain yang tidak mereka pahami,” ujar Leila.

Baca Juga :  Ibu Ini Terkejut Anaknya yang Sudah Dikremasi Berbulan-bulan Ternyata Hidup Lagi

Namun, Leila tak bisa memungkiri, wisata hantu terkadang muncul karena minat spiritual.

Apalagi, saat ini banyak film-film horor yang memaparkan lokasi, benda-benda mistik, dan berbagai literatur pendukungnya yang memancing imajinasi masyarakat.

Beberapa lokasi yang digunakan berwisata hantu ternyata merupakan destinasi wisata sejarah.

Di Seattle misalnya, terdapat tur kota mendatangi Pike Place Market. Siang hari, pasar ini merupakan pasar sayur dan buah segar. Namun dulunya, pasar ini merupakan tempat penampungan mayat, pemakaman, dan rumah bordil.

Sementara di New Orleans terdapat Salem Witch Walk, yang di abad 17-18 merupakan lokasi ritual sihir sekaligus pengadilan untuk menghukum mati para penyihir.

Destinasi wisata berhantu lainnya adalah bekas penjara di Pulau Alcatraz. Penjara Federal yang berada di Alcatraz merupakan tempat untuk mengurung penjahat kelas kakap dan psikopat.

Baca Juga :  Ibu Ini Terkejut Anaknya yang Sudah Dikremasi Berbulan-bulan Ternyata Hidup Lagi

Penjara itu, memang kosong dan penduduk meyakini, bahwa pulau tersebut dikutuk jauh sebelum dijadikan penjara pada 1934.

Satu penjara kosong lagi yang berhantu, adalah Eastern State Penitentiary di Philadelpia.

Dalam sejarah AS, penjara inilah yang pertama kali menggunakan sel isolasi. Nah, penjara ini sudah ditutup dan jadi destinasi wisata hantu.

Bila Anda cukup bernyali, konon di ruang isolasi itu kerap terdengar langkah kaki, ketukan pada dinding, hingga bisikan.

Dan terakhir, Menara London, yang merupakan lokasi penyiksaan dan hukuman mati – dengan cara dipenggal – terhadap Anne Boleyn.

Ia dihukum atas perintah suaminya, Raja Henry VIII. Kabarnya, penampakan Anne Boleyn tanpa kepala masih terjadi di menara tersebut.

www.tempo.co

Loading...