JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Segini Jumlah Anggaran Darurat Kekeringan yang Siap Dicairkan Pemkab Wonogiri Tahun ini

Dasar Waduk Gajah Mungkur Wonogiri mengering
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Dasar Waduk Gajah Mungkur Wonogiri mengering

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM -Sejumlah delapan kecamatan di Wonogiri dinyatakan dalam keadaan darurat kekeringan. Pemkab Wonogiri bersiap mencarikan anggaran Rp 970 juta.

Anggaran sebesar itu berasal dari pos anggaran tidak terduga. Manfaatnya mengatasi kekurangan air bersih di wilayah rawan kekeringan.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo, menerangkan, anggaran tidak terduga itu akan digunakan untuk menyuplai air bersih di daerah-daerah kekeringan. Khususnya yang belum terintervensi oleh pemerintah maupun PDAM.

Baca Juga :  Los Dol Slur, KK Akte dan Dokumen Adminduk Lainnya Bisa Dicetak Sendiri di Rumah. Yang Penting Bukan e-KTP dan KIA ya

Bantuan secara seremonial akan mulai disalurkan Sabtu (14/9). Bantuan kali ini akan difokuskan untuk empat kecamatan yang paling membutuhkan. Meliputi Kecamatan Pracimantoro, Paranggupito, Giritontro, dan Giriwoyo.

“Kami fokus memenuhi kebutuhan mendasar terlebih dahulu, yakni air bersih. Kami juga berupaya mengantisipasi kekurangan pangan dengan memberikan stimulan berupa beras dan bahan pokok lainnya,” terang dia.

Baca Juga :  Ini Bukti Konsistensi Joko Sutopo Alias Jekek Mundur Dari Pencalonan Bupati Wonogiri Jika Pilkada Digelar Desember 2020. Pekan Ini Bakal Konsultasi ke DPP PDIP

Untuk solusi permanen masih terus digeber. Salah satunya memaksimalkan sumber air Luweng Songo Desa Sumberagung, Kecamatan Pracimantoro dengan gelontoran dana sekitar Rp 4 miliar. Juga mengalokasikan dana sekitar Rp 9,6 miliar untuk memaksimalkan sumber air Banyutowo di Desa/Kecamatan Paranggupito. Aria