JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Terlalu, Gereja GBI Baitania Sragen Dibobol Maling. Pelaku Gasak 2 Perangkat Keyboard Senilai Puluhan Juta 

Tim Polsek Sragen Kota saat melakukan olah TKP. Foto/Wardoyo
Tim Polsek Sragen Kota saat melakukan olah TKP. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Aksi pencuri ini benar-benar bikin geram. Pasalnya, pelaku nekat membobol tempat ibadah gereja GBI Baitania di Jalan Raya Sukowati, No.80, Kelurahan Sine, Sragen, Kamis (19/9/2019) dinihari.

Pelaku menggasak dua unit perangkat keyboard yang ada di dalam gereja. Dua perangkat musik itu bernilai sekitar Rp 30 juta.

Aksi pencurian terungkap ketika pengurus gereja melaporkan ke Polsek Sragen Kota tadi pagi.

Kapolsek Sragen, Iptu Mashadi mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan membenarkan kejadian pencurian di gereja GBI Baitania itu.

Baca Juga :  Makin Ganas, 2 Warga Sragen Hari Ini Meninggal Dunia Positif Terpapar Covid-19. Jumlah Kasus Positif Tambah 5 Jadi 787 Kasus, Total 85 Meninggal Dunia

Peristiwa diketahui kali pertama sekitar pukul 08.00 WIB, oleh pengurus gereja, Mursid Diantoro dan Maria Hariyani. Keduanya kaget mendapati pintu gereja bagian belakang sudah terbuka.

Saat dicek, dua perangkat keyboard di dalam gereja sudah amblas. Kejadian itu langsung dilaporkan kepada karyawan, Novianto Bambang.

Selanjutnya, mereka bersama mengecek dan mendapati dua keyboard merek Korg type Kross, warna silver dan Keyboard merk Roland type RD 300 NX warna hitam, sudah raib dari lokasi.

Baca Juga :  Mr Jung Sam Young, Pemilik Pabrik Sepatu PT Eiro Kalijambe Sragen Yang Luluhlantak Terbakar, Dikabarkan Sempat Syok. Ada 7 Bangunan dan Mesin-Mesin Ludes, Kerugian Disebut Mencapai Miliaran Rupiah

“Diduga pelaku masuk ke dalam gereja melalui pintu samping gereja yang pada saat itu lupa tidak dikunci. Pelaku kemudian mengambil barang dua unit keyboarb yang ada di dalam gereja. Kerugian ditaksir Rp 30 juta,” imbuh Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Agus Jumadi, Kamis (19/9/2019).

Sementara, Kapolsek menandaskan saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Selain melakukan olah TKP, tim juga terus menggali keterangan dari para saksi-saksi. Wardoyo