JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Ternyata Begini Teknis Pembangunan Viaducht Kretek Bang Wonogiri

Revitalisasi kretek bang Wonogiri. Aris Arianto
Revitalisasi kretek bang Wonogiri. Aris Arianto

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM Revitalisasi viaducht alias kreteg bang (jembatan kereta api) Wonogiri terus dikebut. Lokasi pembangunan di jalan Ahmad Yani, Kelurahan Giripurwo, Kecamatan Wonogiri kini memasuki tahap pasca penggantian rel kereta.

Pembangunan kreteg bang ditargetkan kelar pada akhir tahun ini.

Koordinator Teknis Satker Peningkatan Jalan Kereta Api Lintas Selatan Jawa I, Sigit Purnomo mengatakan, rel kereta lama diganti dengan yang baru. Rel baru tersebut mampu menahan beban lebih berat dibandingkan rel lama dan bisa dilewati kereta-kereta panjang.

Baca Juga :  Keren Lur, Wonogiri Raih WTP 5 Kali Berturut-turut, Piagam dan Plakat Fisik Diserahkan Menkeu ke Pemkab Hari ini

“Jembatan kereta kini ditinggikan 40 sentimeter dan badan jalan di bawahnya dikeruk sedalam 40 sentimeter. Selain itu, badan jalan diperlebar dari delapan meter menjadi 12 meter kemudian ditambah trotoar di kanan kiri jalan,” sebut dia, Rabu (18/9/2019).

Dengan penambahan ukuran itu nantinya jarak antara jembatan kereta dengan badan jalan menjadi lebih tinggi. Dampaknya kendaraan-kendaraan yang besar dan tinggi lebih leluasa melewatinya.

Baca Juga :  Soal Bantuan Uang Misterius 700 Ribu Perbulan, Begini Tanggapan Pemerintah Desa Sendang Kecamatan Wonogiri, Kades Sebut Kurang Tepat

“Karena jembatan ditinggikan, kami juga harus menyesuaikan rel dengan radius hingga ratusan meter,” sebut dia.

Dalam proses pembangunan kreteg bang itu ada beberapa kendala. Salah satunya saat menggali dan memperlebar jalan, ternyata terdapat batuan yang sangat keras. Aria